(Foto: Eberita.org)
Dream - " Kemarin saya bermimpi ibu meninggal dunia, tidak sangka ternyata keesokannya beliau benar-benar pergi," kata Mohd Syukri Jusoh, 33 tahun, menceritakan kejadian malang yang menimpa ibunya, Nazipah Chik, 60 tahun.
Nazipah tewas dalam kecelakaan di Kilometer 3.8, Jalan Tampin-Gemas, di Negeri Sembilan, Malaysia sekitar jam 3 sore waktu setempat.
Kecelakaan itu juga merenggut nyawa kakaknya, Mohd Fadzil Jusoh, 37 tahun, dan dua dari tiga anak kembar korban, Nur Farhana dan Muhammad Farhan, berusia satu tahun.
Sementara itu seorang lagi anak kembar Mohd Fadzil yaitu Muhammad Farhimi dan istrinya, Wan Suhana Wan Abdul Latif, 33 tahun, serta adik perempuannya, Nursyuhaidah, 23 tahun, terluka parah.
Mohd Syukri, dari Kampung Binjai mengatakan, dalam mimpi itu dia menangis di sisi jenazah ibunya yang sudah siap dibungkus kain kafan.
© Dream
" Begitu terjaga dari tidur, saya menceritakan mimpi itu kepada istri saya, Ina Yuni, 27 tahun. Namun dia menganggap itu hanya mimpi biasa.
" Tak sangka ternyata mimpi itu jadi kenyataan kemarin," katanya ketika ditemui di kediamannya.
Menurut Mohd Syukri, dia dan istri seharusnya turut bersama almarhum abang dan ibunya untuk menghadiri pernikahan anak angkat ibunya di Muar, Johor.
© Dream
" Saya sudah mengajukan cuti empat hari tetapi membatalkannya karena merasa tidak enak hati. Ibu mencoba membujuk tetapi saya tetap tidak mau pergi," katanya.
Menurutnya, almarhumah ibunya juga sudah meminta izin membawa anak lelakinya berusia enam tahun namun dia keberatan dan tidak mengizinkan anaknya itu ikut.
" Saya sangat sedih dengan nasib abang dan istri yang baru mendapat anak setelah 10 tahun menikah," katanya.
(Sumber: eberita.org)