Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan
Dream - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, mencurigai adanya keterlibatan perwira tinggi polisi dalam kasus penyerangan dengan air keras yang dia alami. Novel menyampaikan kecurigaan itu dalam wawancara dengan media asal Amerika Serikat, Time.
Terkait hal itu, Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Mochammad Iriawan, mengaku belum membaca pemberitaan hasil wawancara tersebut. Dia pun menyanggah kecurigaan Novel.
" Ada itu? Saya belum baca, nanti saya coba lihat. Enggak ada," kata Iriawan di Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya.
Iriawan meminta Novel melapor ke polisi jika memiliki informasi terkait kasusnya. Dengan begitu, kata dia, proses penyidikan dapat segera dikembangkan.
" Sebaiknya informasi yang dimiliki itu disampaikan kepada penyidik, supaya penyidik Polda Metro Jaya bisa menindaklanjutinya," ucap dia.
Dalam wawancara dengan jurnalis Time, Jonathan Ermont, Novel menyebut dugaan orang di balik penyerangannya. Dalam wawancara yang dilakukan di Singapura itu, Novel mengaku awalnya sempat tidak mempercayai informasi dugaan keterlibatan jenderal tersebut dalam kasusnya.
Tetapi, kesangsian atas informasi tersebut berubah, mengingat penyelidikan atas kasusnya tidak kunjung menemukan benang merah.
" Saya sudah mendapat informasi bahwa ada jenderal polisi terlibat. Pertama saya menduga keliru. Tetapi, sekarang setelah dua bulan perkara tidak selesai, saya merasa informasi tersebut bisa saja tepat," ujar Novel saat wawancara dengan Time, yang dimuat pada edisi Selasa, 13 Juni 2017.
Advertisement
AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi Untuk Perempuan Indonesia

Sehari dalam Kehidupan Purbaya

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet


Lebih Sehat Mana antara Susu Full Cream atau Susu Skim untuk Kesehatan Jantung?

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Apa Sih Artinya Incel? Ketika Istilah Jomblo Berkembang Menjadi Subkultur di Internet

Memasuki Usia 50 Tahun, Ini Pemeriksaan dan Vaksin yang Sebaiknya Tidak Dilewatkan

Kisah Elisabeth dan 5 Anaknya Tinggal di Huntara Usai Gempa NTT, Menanti Rumah Baru

Skaer Clinic Resmi Buka Cabang di Tebet, Hadirkan Layanan Estetik hingga Bedah Minor

Mengapa Permen Bebas Gula Bikin Sering Kentut dan Buang Air Besar? Ini Penjelasannya