Jawaban Ratu Inggris dan Pangeran William Soal Pengakuan Meghan Markle

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 12 Maret 2021 17:00
Jawaban Ratu Inggris dan Pangeran William Soal Pengakuan Meghan Markle
Terkait pernyataan Meghan Markle, Prince William akhirnya angkat bicara.

Dream - Dalam beberapa pekan terakhir, mantan pasangan keluarga Inggris, Harry dan Meghan Markle masih menjadi bahan perbincangan publik. Sosok pasangan muda ini jadi sorotan setelah membeberkan hal-hal sensitif selama menjadi keluarga bangsawan Ingggris kepada presenter terkenal, Oprah Winfrey.

Salah satu tudingan yang cukup keras adalah pengakuan Meghan Markle yang merasa keluarga kerjaan Inggris rasis karena sempat mengkhawatirkan warna kulit calon bayi yang dikandungnya.

Terkait tudingan tersebut, kakak dari pangeran Harry, Pangeran William membantah semua tudingan yang disampaikan Meghan dan adiknya tersebut.

" Kami bukan keluarga yang rasis," ujarnya dikutip dari The Washington Post, Jumat 12 Maret 2021.

Komentar tersebut dilontakan Pangeran William saat menghadiri acara pembukaan pertama sekolah setelah masa Lockdown di London, Inggris. Hadir dalam kegiatan tersebut sang istri, Kate Middleton yang juga tak lepas dari sorotan Meghan dalam pengakuan mengejutkannya.

 

1 dari 9 halaman

Soal Warna Kulit Archie

Setelah resmi keluar dari keluarga kerajaan Inggris, Prince Harry dan Meghan markle pindah ke California, Amerika Serikat. Keduanya menyebut ingin menghindar dari media Inggris dan mulai menata kehidupan normal sebagai rakyat basa.

Saat sesi wawancara dengan Oprah Winfrey yang ditayangkan secara ekslusif CBS, sang pembawa acara kaget dengan pernyataan yang dilontarkan Meghan.

Meghan menyebut bahwa keluarga kerajaan sangat khawatir dengan warna kulit bayi mereka, Archie, yang baru saja lahir. Ia mengaku mendengar komentar itu langsung dari Pangeran Harry. Namun pasangan itu menolak menyebut nama pembuat komentar.

Tak hanya itu, Pangeran Harry juga sempat curhat bagaimana ia tidak lagi mendapatkan uang dari keluarga kerajaan. Bahkan, ia sempat menyebut bahwa sang ayah, Pangeran Charles dan kakaknya, Pangeran William, merasa terperangkap dalam kondisi keluarga kerajaan.

" Ayah dan kakak saya, mereka terperangkap. Mereka tidak memiliki kesempatan itu pergi. Saya sangat prihatin soal itu," ujar Prince Harry dalam wawancara dengan Oprah Winfrey.

 

2 dari 9 halaman

Respon Queen Elizabeth II

Ratu Elizabeth II telah lebih dahulu merilis pernyataan resmi lewat Istana Buckingham untuk merespons wawancara Pangeran Harry dan Meghan Markle.

" Seluruh keluarga merasa sedih mengetahui seberapa besar tantangan yang dihadapi Harry dan Meghan selama beberapa tahun ini," ujar Ratu Inggris, dikutip dari Liputan6.com.

Selain itu, ia juga menanggapi pengakuan Meghan Markle dan Pangeran Harry, soal pernyataan rasial mengenai Archie, saat bocah lelaki itu belum dilahirkan.

Ratu Elizabeth II secara halus berkata bahwa mungkin ada pandangan berbeda terkait kejadian tersebut.

" Isu yang diungkap, terutama mengenai ras, sangat mengkhawatirkan. Walau mungkin ada ingatan yang berbeda, hal ini ditanggapi dengan serius dan akan disampaikan dalam keluarga secara privat," tutur Sang Ratu.

(Sah, Sumber: Washington Post)

3 dari 9 halaman

6 Pengakuan Mengejutkan Meghan Markle-Pangeran Harry: Bunuh Diri Hingga Rasis

Dream - Sesi wawancara Pangeran Harry dan istrinya, Menghan Markle dengan presenter ternama Oprah Winfrey membuat masyarakat dunia heboh. Dalam acara yang Minggu, 7 Maret 2021 kemarin, keduanya berterus terang tentang keputusannya untuk mundur sebagai anggota keluarga Kerajaan Inggris.

Di depan Oprah dan ditonton jutaan pasang mata di Inggris dan dunia, pasangan Sussex ini membongkar sejumlah hal sensitif yang berlangsung selama dua jam itu. 

Pengakuan Harry dan Meghan bahkan membongkar berbagai spekulasi yang selama ini berkembang seputar kehidupan mereka, Ratu Inggris, serta keluarga Pangeran William dan istrinya, Kate Middleton

Berikut beberapa pernyataan mengejutkan yang terlontar dalam wawancara Pangeran Harry dan Meghan Markle dengan Oprah Winfrey yang dihimpun Dream.co.id, dilansir dari CNN dan beberapa sumber lain:

4 dari 9 halaman

1. Meghan Markel Sempat Ingin Bunuh Diri

Sebelumnya, Menghan Markle sempat beberapa kali memberi sinyal bahwa ia mengalami gangguan psikologis saat masih menjadi bagian Kerajaan Inggris.

Kepada Oprah Winfrey, Meghan mengakku sempat terlintar untuk melakukan bunuh diri karena merasa kesepian dan `terkurung` di dalam Istana Kerajaan Inggris.

Niat bunuh diri itu, kata Meghan Markle, muncul ketika dirinya mengandung putra pertamanya, Archie. Meghan mengaku sempat meminta pertolongan salah satu anggota " senior" keluarga Kerajaan Inggris, namun selalu diabaikan.

" Saya hanya tidak ingin hidup lagi. Dan itu adalah pemikiran yang sangat jelas dan nyata, serta terus menerus terjadi, sangat menakutkan. Dan saya ingat bagaimana dia (Harry) kemudian memeluk saya," kata Meghan.

5 dari 9 halaman

2. Kekhawatiran Warna Kulit Archie

Putra sulung Meghan dan Harry dipastikan tidak akan menerima gelar maupun perlindungan. Meghan mengungkapkan, di dalam keluarga kerajaan, ada perhatian dan diskusi soal warna kulit Archie sebelum ia dilahirkan.

Pangeran Harry pun mengonfirmasi hal itu tetapi ia menolak menjelaskan detail perihal itu.

Dalam wawancara tersebut juga terungkap jenis kelamin jabang bayi yang dikandung Meghan saat ini adalah perempuan. Ia diprediksi akan melahirkan pada musim panas tahun ini.

6 dari 9 halaman

3. Hubungan Harry dan Keluarga Kerajaan

Pangeran Harry mengatakan bahwa dia merasa dikecewakan oleh sang Ayah, Pangeran Charles. Ia merasa yakin mendiang ibunya, Putri Diana, akan marah dan kesal dengan cara keluarga kerajaan Inggris memperlakukan istrinya, Meghan Markle.

" Aku merasa sangat kecewa karena dia pernah melalui masalah serupa. Dia tahu seperti apa rasa sakitnya," kata Harry tentang ayahnya.

Kendati demikian, Harry mengakui bahwa akan tetap mencintai ayahnya dan sang kakak, Pangeran William.

" Aku akan selalu mencintainya tapi ada banyak luka yang terjadi."

" Keluarga saya benar-benar memotong saya secara finansial. Tapi saya mendapatkan warisan yang ibu saya tinggalkan dan tanpanya kami tidak akan bisa melakukan semua ini," kata Harry.

Harry juga merasa terjebak dengan sistem yang dibangun internal kerajaan, tanpa ia sadari. Ia menambahkan bahwa kakak dan ayahnya juga terjebak, dan menyebut insitusi kerajaan sebagai lingkungan yang menyesakkan.

7 dari 9 halaman

4. Pernikahan Privat

Meghan juga mengungkapkan bahwa ia dan Harry sebenarnya sudah menikah tiga hari sebelum pernikahan kerajaan digelar pada 19 Mei 2018.

Pernikahan itu digelar secara pribadi di kediaman mereka.

8 dari 9 halaman

5. Konflik Meghan dengan Kate Middleton

Meghan membantah berita surat kabar yang pernah beredar bahwa dia telah membuat Duchess of Cambridge, Kate Middleton, menangis sebelum pernikahannya dengan Harry.

Meghan justru mengatakan hal yang terjadi adalah sebaliknya. " Yang terjadi sebaliknya," ungkapnya.

Sejak muncul pemberitaan tersebut, hubungannya dengan media Inggris menjadi buruk. Dirinya membenarkan bahwa pertikaian tersebut dippicu gaun pendamping pengantin atau bridesmaid.

" Beberapa hari sebelum pernikahan, dia (Kate) menentang sesuatu, berkaitan dengan gaun flower girl. Hal itu membuat saya menangis dan sangat melukai perasaan saya," kata Meghan.

Setelah itu, Kate meminta maaf padanya dan memberikan bunga.

9 dari 9 halaman

6. Bayi Kedua Berjenis Kelamin Perempuan

Meghan Markle dan Pangeran Harry mengatakan bahwa jenis kelamin anak kedua mereka adalah perempuan.

" Memiliki anak laki-laki dan kemudian perempuan, apa lagi yang Anda inginkan? Sekarang kami punya keluarga. Sekarang kami berempat dan kami punya dua anjing," kata Harry.

Putra pertama Meghan dan Harry bernama Archie Harrison Mountbatten-Windsor akan berulang tahun yang ke-2 pada Mei mendatang.

(Sah, Sumber: cnn.com dan sumber lainnya)

Beri Komentar