Dilarang Salat, Pebasket Muslim Gugat Pusat Kebugaran

Reporter : Sandy Mahaputra
Kamis, 26 Februari 2015 15:32
Dilarang Salat, Pebasket Muslim Gugat Pusat Kebugaran
Setelah melakukan latihan, dia biasanya menjalankan salat sekitar lima menit di pojok ruang ganti.

Dream - Seorang Muslim Amerika telah menggugat sebuah pusat kebugaran (gymnasium) di pengadilan federal di Ohio. Alasannya, pengelola gym dinilai telah melanggar hak-hak sipil dengan melarangnya menjalankan salat di ruang ganti.

Tak berhenti disitu, pengelola gym juga mengancam akan menendang dia keluar jika melakukannya lagi.

" Muhammad Fall melihat pemeluk lainnya melakukan ibadah atau aktivitas keagamaan di pusat kebugaran LA Fitness. Menurut pengakuannya, tak satu pun kegiatan tersebut dilarang dilakukan di LA Fitness. Namun Fall yakin dia dikecualikan karena dia seorang Muslim," bunyi tuntutan Fall, dikutip OnIslam.net dari Reuters, Kamis 26 Februari 2015.

Fall, mantan bintang basket di salah satu Universitas, Ohio, sudah sering berkunjung ke LA Fitness di Cincinnati sejak Oktober 2013.

Setelah melakukan latihan, dia biasanya menjalankan salat sekitar lima menit di pojok ruang ganti.

Menuduh gym tersebut menghalang-halanginya melakukan ibadah, Fall menggugat di pengadilan federal Ohio. Fall mengatakan ia didatangi oleh karyawan gym pada Januari 2015 saat salat sendirian di ruang ganti.

Karyawan itu mengancam akan menolak Fall jika ia kembali terlihat salat di ruang ganti.

" Fall meminta pengadilan federal sebuah perintah yang memungkinkan dia bisa salat dalam ruang ganti," kata gugatan itu.

Lahir di Senegal, Fall berimigrasi ke Amerika Serikat pada 1999 ketika ia berusia 12 tahun. Dia dibesarkan dalam keluarga Muslim.

Beri Komentar