Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Pelaku penembakan dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, saat ini berada di dalam tahanan super ketat di Penjara Auckland di Paremoremo.
Selama dua pekan dipenjara, pelaku akhirnya membuat keluhan resmi mengenai hak dasar yaitu tidak dapat melakukan dan menerima panggilan telepon maupun menerima kunjungan.
Dikutip dari Stuff.co.nz, di bawah Undang-undang Pemasyarakatan, setiap tahanan berhak untuk berolahraga, tidur, diet yang layak, menerima kunjungan sekali dalam sepekan, didampingi penasihat hukum, mendapat layanan medis, perawatan kesehatan, surat dan panggilan telepon.
Meski demikian, terdapat pengecualian untuk kasus tahanan tertentu.
" Dia (pelaku penembakan masjid di Christchurch) terus menerus diawasi dan diasingkan. Dia tidak memiliki hak minimum biasa. Jadi tidak ada panggilan telepon dan tidak ada kunjungan," ujar seorang sumber, dikutip dari Stuff.
Pakar Ilmu Hukum Universitas Auckland, Bill Hodge, mengatakan keluhan dari tahanan yang beredar lewat rekaman suara mungkin bisa valid. Menurut dia, tahanan juga berhak mendapatkan perlindungan atas hak dasarnya.
" Seorang tahanan yang menegaskan haknya dapat dikatakan, dia berpikir sebagai korban yang dalam beberapa poin bertentangan dengan masyarakat.
Tetapi, sumber di lembaga pemasyarakatan menyatakan, " Tidak ada yang bisa kami lakukan, itu adalah sistem kami."
Dia juga mengatakan, lembaga pemasyarakatan tidak akan menanggapi keluhan tahanan tersebut. Aturan yang berlaku di penjara Selandia Baru tidak akan berubah meskipun untuk satu orang tersebut.
" Kami punya banyak karyawan yang berbeda. Keamanan mereka adalah prioritas utama kami dan tidak akan ada perubahan aturan untuk individu ini," kata dia.
Teror penembakan dua masjid di Christchurch pada Jumat, 15 Maret 2019 menyebabkan 49 Muslim tewas. Penembakan terjadi ketika umat Islam Selandia Baru sedang melaksanakan sholat Jumat pada pukul 13.40 waktu setempat. (ism)
Advertisement
Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara



Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Cara Berhenti Minum Minuman Manis dalam 14 Hari, Ikuti Langkah Sederhana Ini