Sekda DKI Jakarta Saefullah (Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro)
Dream - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Wisyastuti, menyatakan Sekretaris Daerah Povinsi DKI Jakarta, Saefullah meninggal dunia. Menurut dia, Saefullah mengalami shock sepsis irreversible akibat terinfeksi Covid-19.
" Bapak Saefullah meninggal karena shock sepsis irreversible dengan ARDS, yaitu kerusakan pada jaringan paru akibat infeksi Covid-19," ujar Widyastuti, dikutip dari Liputan6.com.
Kondisi tersebut, kata Widyastuti, menyebabkan gagal napas yang tidak dapat diperbaiki. Pertukaran oksigen secara memadai tidak dapat terjadi.
" Mari kita semua doakan agar Bapak Saefullah dilapangkan di sisi-Nya," ucap dia.
Saefullah sempat dirawat di RS MMC, Jakarta Selatan sejak 8 September 2020. Kemudian pada Minggu, 13 September, Saefullah dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto.
" Rencananya jenazah Saefullah dimakamkan dengan protokol Covid-19 di tanah pemakaman keluarga di Rorotan, Jakarta Utara," kata Widyastuti.
Sumber: Liputan6.com/Delvira Hutabarat
Dream - Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah, meninggal dunia saat dalam perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto. Mendiang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.
Kabar meninggalnya Saefullah dibenarkan Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi.
" Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, benar telah meninggal dunia Pak Sekda. Semoga amal perbuatannya diterima di sisi Allah. Beliau orang sangat baik," ujar Prasetio, dikutip dari Merdeka.com.
Prasetio mengatakan Saefullah meninggal siang tadi. " Sekitar pukul 12-an," kata Prasetio.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah, menjalani perawatan intensif. Saefullah dinyatakan positif tertular Covid-19.
Kabar ini tersebar lewat pesan digital yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, ditujukan untuk seluruh jajaran pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Anies meminta seluruh jajarannya untuk mendoakan kesembuhan Saefullah.
" Saya mengajak pada semua, pada seluruh jajaran dan keluarga untuk meluangkan waktu, benar-benar luangkan waktu bersama keluarga untuk mendoakan saudara kita, mendoakan Pak Sekda, Bapak Saefullah yang saat ini sedang dalam perawatan intensif melawan Covid-19," demikian bunyi pesan yang disampaikan Anies, dikutip dari Liputan6.com.
Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Naufal Firman Yusak, membenarkan keberadaan pesan tersebut.
" Benar, bantu doakan beliau segera pulih ya," kata Naufal.
Berikut isi pesan yang disampaikan Anies kepada seluruh jajarannya.
Pesan untuk Seluruh Jajaran Pemrov DKI Jakarta
Assalamu’alaikum wr wb
Semoga ibu dan bapak dalam keadaan sehat wal afiat saat menerima dan membaca pesan ini.
Saya ingin mengajak pada seluruh jajaran pemprov DKI untuk mendoakan warga Jakarta yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit, khususnya yang terpapar Covid-19.
Lebih khusus lagi, saya mengajak pada semua, pada seluruh jajaran dan keluarga untuk meluangkan waktu; benar-benar luangkan waktu bersama keluarga untuk mendoakan saudara kita, mendoakan Pak Sekda, Bapak Saefullah yang saat ini sedang dalam perawatan intensif melawan Covid-19.
Pak Sekda sedang mendapatkan cobaan yang tidak sederhana. Mari kita doakan agar beliau diberikan kekuatan dalam menjalani proses perawatan yang penuh tantangan ini. Semoga Allah mudahkan, Allah cepatkan penyembuhannya, Allah angkat penyakitnya, disegerakan pulihnya dan Pak Sekda segera bisa kembali berkumpul dengan keluarga dan dengan kita semua. Aamin aamin Allahuma aamin ...
Semoga Allah swt mengabulkan, semoga Allah mengijabah doa kita semua.
Salam hormat,
Anies Baswedan
Sumber: Liputan6.com/Ika Defianti
Advertisement

Jakarta Rakit Diplomasi Kota Lewat Sister City, Beasiswa, dan Musik Dunia

Menjelajah Pulau Obi, Komunitas Libas Harita Nickel Tumbuhkan Kepedulian Lingkungan

BNI Rangkul 3 Komunitas Beda Fokus, dari Bisnis sampai Gowes Bareng

BCA Kumpulkan Desa dan UMKM Binaan dalam Desa Bakti BCA Community Forum 2026

Kenali Tanda Cacingan pada Orang Dewasa dan Langkah Tepat Mengatasinya

Data Bank Dunia soal Kemiskinan RI Tengah Ramai di Medsos, Ini Cara Membacanya yang Benar
