Gerhana Matahari Total (news.com.au)
Dream - NASA memprediksi gerhana matahari total akan terjadi di Amerika Serikat. Fenomena alam langka ini kemungkinan berlangsung pada 21 Agustus 2017.
Gerhana matahari total akan melintas di atas beberapa kawasan. Warga di kota, seperti Salem, Boise, Casper, Omaha, Kansas City, St. Louis, Nashville, Athens, dan Charleston akan menyaksikan fenomena alam ini secara langsung.
Peristiwa langka ini benar-benar dinantikan oleh warga AS. Penyebabnya, gerhana matahari total terjadi lagi setelah 38 tahun lalu, yaitu pada 1979.
NASA pun telah mengeluarkan panduan cara menyaksikan gerhana matahari total di Amerika Serikat bulan depan. Satu-satunya cara aman yaitu menggunakan filter matahari khusus, termasuk kacamata gerhana matahari teropong genggam matahari.
" Filter buatan sendiri maupun kacamata hitam biasa, meskipun sangat gelap, tidak akan bahaya untuk melihat matahari," tulis NASA dalam panduannya.
Terdapat empat produsen filter matahari yang sudah mendapatkan sertifikasi NASA. Mereka adalah Rainbow Symphony, American Paper Optics, Thousand Oaks Optical, dan TSE 17.
Baik filter maupun kacamata tersebut harus digunakan selama gerhana matahari total terjadi, yang diperkirakan berlangsung selama 2 menit 40 detik. Alat-alat tersebut tidak boleh dilepas sebelum gerhana matahari total berakhir.
NASA juga menyebut langit akan berwarna gelap untuk sementara waktu.
Sumber: news.com.au
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya