Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma'ruf Amin, Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siraj Dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Di Istana Negara, Selasa, 1 November 2016.
Dream – Majelis Ulama Indonesia (MUI) berkomitmet menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tekad tersebut disampaikan melalui keputusan rapat kerja nasional ke dua di Jakarta yang berakhir Kamis kemarin.
“ MUI menegaskan kesepakatan bangsa Indonesia membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila adalah mengikat seluruh elemen bangsa,” kata Ketua Umum MUI, Ma’ruf Amin, Kamis malam.
Bagi MUI, tambah Ma’ruf, kesepakatan tersebut merupakan mas'uliyyah diniyyah atau tanggung jawab keagamaan. Selain itu juga sebagai mas'uliyyah wathaniyyah alias tanggung jawab kebangsaan.
“ Yang bertujuan untuk memelihara keluhuran agama dan mengatur kesejahteraan kehidupan bersama, hirasat ad-din wa siyasat ad-dunya,” sambung dia.
MUI akan terus mengimbau umat Islam di Tanah Air untuk memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam menjaga keutuhan NKRI. Umat Islam harus dapat mendorong komitmen kebangsaan yang hidup berdampingan dengan prinsip kesepakatan mu'ahadah.
“ Bukan dalam posisi saling memerangi, muqatalah atau muharabah,” ucap Ma’ruf.
Selain menjaga kedaulatan Indonesia, MUI juga turut berkomitmen mendukung pemerintahan yang sah. Meski begitu, MUI memberi empat syarat. Pertama, tidak bertentangan dengan aqidah dan syariah.
Ke dua, harus mewujudkan kemaslahatan umum. Ke empat, kebijakan terkait substansi agama telah dimuswarahkan dengan institusi yang kompeten. “ Dan mampu menyikapi permasalahan kebangsaan secara profesional, proorsional, dan berkeadilan,” tutur Ma’ruf.
Advertisement
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres

Seluruh Sektor Kompak Menguat, IHSG Tancap Gas di Penutupan Sesi I

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Bahlil Lahadalia: Dulu Sopir Angkot, Kini Setir Dua Pos Menteri