Crane Ambruk Di Masjidil Haram (Foto: Istimewa)
Dream - Kementerian Agama (Kemenag) dan para korban crane menunggu informasi resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Arab Saudi.
Keputusan ini diambil setelah Pengadilan Arab Saudi di Mekkah memutuskan, korban crane di Masjidil Haram 2015 tidak akan mendapat uang diyat atau kompensasi.
" Kami masih menunggu penjelasan dari Dubes di Saudi, terkait putusan pengadilan. Apakah keputusan pengadilan tentang diyat itu berdampak pada tidak adanya santunan ataukah hal yang berbeda?” terang Mastuki, dikutip Dream dari laman Kemenag, Kamis, 26 Oktober 2017.
Mastuki mengatakan, selama ini Kemenag dan KBRI Arab Saudi sudah memberikan daftar jemaah haji Indonesia yang menjadi korban musibah jatuhnya crane. Data itu diberikan sebagai bahan verifikasi yang dilakukan oleh pihak otoritas Arab Saudi.
Mastuki berharap janji pemberian santunan itu tetap terlaksana. Sebab, pada Agustus 2017, otoritas Kerajaan Arab Saudi telah mengeluarkan nota diplomatik yang menyebut, tim verifikasi pemerintah Arab Saudi telah menentukan korban yang akan mendapat santunan Raja Salman Abdulaziz Al Saud.
“ Namun, bagaimana keputusan yang diambil oleh Pemerintah Saudi, paska penetapan pengadilan, kami akan menghargai dan saat ini masih menunggu penjelasan resmi,” tuturnya.
Peristiwa itu menyebabkan sebanyak 108 jemaah haji meninggal dan 238 lainnya mengalami luka saat crane ambruk di sisi timur Masjidil Haram pada September 2015.
Raja Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud sempat meninjau langsung lokasi kejadian. Raja Salman juga mengeluarkan perintah agar keluarga korban meninggal mendapat santunan sebesar 1 juta riyal, setara Rp3,5 miliar dan 500 ribu riyal, setara Rp1,2 miliar untuk korban luka. (ism)
Advertisement
Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Sederet Alasan untuk Investasi Emas 'Hijau'


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi