Hilang 10 Hari, Nenek Ditemukan Selamat di Dasar Jurang 150 Meter

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Minggu, 4 Oktober 2020 06:00
Hilang 10 Hari, Nenek Ditemukan Selamat di Dasar Jurang 150 Meter
Warga masih heran dengan kondisi Nenek itu yang tak terluka padahal jatuh ke dalam jurang yang dalam tersebut.

Dream - Seorang nenek bernama Cukri, 70 tahun, ditemukan selamat setelah dilaporkan keluarganya menghilang selama 10 hari. Warga Banjar Salak, Desa Batumadeg, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, menemukan nenek tersebut di dasar jurang kedalaman 150 meter.

Warga yang menemukan cukup kaget dengan kondisi nenek itu yang tak mengalami luka sedikitpun, pada Kamis 1 September 2020.

" Berawal dari neneknya ini hilang 10 hari tapi diawal ketika neneknya hilang sudah proses pencarian satu Banjar selama tiga hari berturut-turut. Kemudian, dengan segala upaya dengan mencari pakai gong dan juga gamelan juga tidak ketemu," kata Perbekel Desa Batumadeg I Made Mustika saat dihubungi, Jumat 2 Oktober 2020.

Penemuan Nenek Cukri berlangsung tanpa disengaja. Diketahui masyarakat yang tengah menggelar upcara di Pura Hyang Pancurah, Temeling mendengar suara meminta tolong dari seorang perempya. Pura itu sendiri terletak di hutan berantara.  

" Ternyata dilihat ke sana ada di lembah (dasar jurang) yang kedalaman kurang lebih 150 meter," imbuhnya.

1 dari 7 halaman

Heran Penyebab Sang Nenek Jatuh dan Selamat

Mustika menerangkan, Nenek Curik telah dilaporkan hilang oleh keluarganya sekitar 10 hari yang lalu. Sejak laporan itu muncul, warga satu banjar berusaha mencarinya namun tak kunjung ditemukan.

Pada Kamis (1/10) lalu, warga Desa Batumadeg yang hendak melakukan persembahyangan di Pura Hyang Pancuhan Temeling sayup-sayup mendengar suara minta tolong. Warga yang mengikuti arah suara itu kaget saat melihat Nenek Curik terbaring di jurang kedalaman 150 meter dan sedang melambaikan tangan.

" Tapi logikanya, kalau fisik yang kuatlah dan umur muda, saya rasa tidak bisa menjangkau. Kecuali pakai sistem peralatan mungkin (bisa). Ketika itu, kita langsung (dengan) masyarakat kira-kira jam 09.30 Wita pagi berusaha untuk mengangkat nenek ini dari jurang itu, pakai tali secara manual dan keranjang lalu diangkat dan ditarik," ujarnya.

 

2 dari 7 halaman

Nenek Cukri kemudian diantar pulang ke rumahnya dan nenek itu belum menceritakan bagaimana ia bisa sampai di dasar jurang.

" Logikanya kita tidak bisa katakan aneh juga. Kemudian, kalau melalui jalan biasa juga tidak ada tentu kita hanya mengucapkan selamat karena kondisi fisiknya sehat tidak ada kena apa-apa. Kalau dia misalnya terpeleset istilahnya kan ada luka. Pada waktu dia pulang (di antar ke rumah) katanya ada yang mengikuti tapi kita tak bisa lihat orangnya," ujar Mustika.

Sumber: Merdeka.com

3 dari 7 halaman

Misteri Wanita Hilang 2 Tahun Ditemukan Hidup-Hidup Mengapung di Lautan

Dream – Sebuah kejadian mengejutkan dialami nelayan di Kolombia. Mereka menemukan seorang wanita terapung ditengah lautan. Kondisi wanita itu pun cukup memprihatinkan. Matanya tertutup dan tak bisa mengucapkan sepatah kata pun.

Wanita tersebut diketahui bernama Angelica Gaitan. Dan anehnya lagi, ia kehilangan kontak dengan keluarganya sejak dua tahun lalu.

Angelica terlihat sangat lemah karena kedinginan. Bahkan ia tak dapat berbicara ketika seorang nelayan mencoba bertanya tentang asal usulnya.

Kemudian setelah beberapa waktu, Angelica pun mengeluarkan kalimat pertamanya.

“ Saya dilahirkan kembali. Tuhan tidak ingin saya mati.”

Ia pun dirawat dirumah salah satu warga karena mengalami hipotermia, sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.

4 dari 7 halaman

Kehilangan kontak dengan keluarga

Angelica mengatakan ia telah kehilangan kontak dengan keluarganya sejak dua tahun lalu. Keluarganya tak mengetahui keberadaannya, hingga ia ditemukan mengapung di lepas pantai Puerto Kolombia, pada Sabtu, 26 September lalu.

Apa yang telah ia lakukan selama dua tahun sebelumnya dan bagaimana ia bisa berakhir di laut, saat ini masih dalam penyelidikan polisi.

 

5 dari 7 halaman

Hidup dalam depresi

Angelica mengungkapkan selama 20 tahun, ia telah mengalami kekerasan yang dilakukan oleh pasangannya. Ia mencoba melarikan diri saat pasangannya mencoba untuk membunuhnya.

“ Selama 20 tahun saya memiliki hubungan yang buruk dengan pasangan saya. Penganiayaan dimulai pada kehamilan pertama. Ia memukuli saya dengan kejam,” ucap Angelica.

Ia sudah melaporkan tindakan penganiayaan tersebut ke polisi. Namun, setelah pasangannya dilepaskan, ia kembali bertindak kasar pada Angelica.

“ Hari dimana saya memutuskan untuk meninggalkan rumah adalah September 2018. Saat itu, ia memukuli saya dengan brutal dan mencoba membunuh saya. Namun saya berhasil kabur,” ungkap Angelica mengingat kejadian yang menimpa dirinya.

6 dari 7 halaman

Hidup Terlunta-lunta

Ia mengaku telah hidup terlunta-lunta di kota Barranquilla selama enam bulan. Ia juga ditempatkan dipenampungan tuna wisma.

Saat itu, ia merasa sangat depresi. Berbagai upaya ia lakukan namun hasilnya nihil. Ia terus merasa kesepian dan ketakutan.

Ia pun mencoba untuk bunuh diri. Ia melompat kelaut. Membiarkan dirinya terbawa air dan berharap mimpi buruk ini segara berakhir.

Namun, ketika ia sadar, ia telah ditemukan oleh para nelayan yang tengah mencari ikan. Ia pun berhasil diselamatkan.

7 dari 7 halaman

Terapung di Laut 8 Jam

Angelica diketahui mengapung di laut selama hampir delapan jam. Ia pun dibawa kerumah sakit, masih dalam keadaan syok. 

Namun, untuk alasan sebenarnya ia berada dalam kondisi seperti ini pun masih terus diselidiki. Pihak kepolisan pun mencoba mengumpulkan informasi terkait Angelica dimasa lalu. Mereka pun mencari tahu keberadaan putri Angelica.

Sang putri yang bernama Alejandra Castiblanco mengatakan ia tidak mengetahui keberadaan ibunya selama dua tahun terakhir.

Ia pun kini tengah mengumpulkan biaya untuk membawa kembali sang ibu.

(Sumber: mirror.co.uk)

Beri Komentar