Foto: Merdeka.com/Iqbal S Nugroho
Dream - Indonesia patut berbangga memiliki Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang telah dikenal sebagai stadion terbaik di indonesia. Kebanggaan itu semakin bertambah karena GKB naik level setelah mendapat pengakuan serupa di tingkat Internasional.
Mengutip akun Instagram media Inggris The Sun, @thesunfootball yang mengutip data dari Ticketgum diketahui terdapat 10 stadion yang dianggap layak mendapat predikat terbaik di dunia. Dari daftar tersebut terdapat nama Stadion Utama GBK yang berada di peringkat ke-8.
Peringkat tersebut diberikan Ticketgum setelah melakukan penilaian terhadap 140 stadion di seluruh dunia menggunakan berbagai aspek.
Aspek penilaian dilihat dari kapasitas tempat duduk, rata-rata gol tercipta, rata-rata kehadiran suporter per bulan, penilaian di google, pencarian global terhadap stadion, dan jumlah atensi yang didapat di media sosial.
Mengacu penilaian tersebut, SUGBK menempati urutan kedelapan dengan indeks skor 71,91. Jumlah itu membuat SUGBK mengungguli penilaian yang diterima Santiago Bernabeu di urutan kesembilan dengan nilai 71,91.
SUGBK merupakan stadion kebanggaan masyarakat Indonesia. Stadion ini dibangun pada 1960 dan sudah mengalami sekali renovasi pada 2016-2018 saat akan menjadi venue Asian Games.

Sementara urutan pertama dalam daftar tersebut diduduki oleh Stadion Mineirao, Brasil yang dinobatkan menjadi yang terbaik versi Ticketgum. Stadion ini memiliki indeks skor sebesar 83,40.
Posisi kedua dihuni Celtic Park (Skotlandia) dengan nilai 80,74. Adapun Stadion Wembley (Inggris) melengkapi peringkat tiga besar dengan nilai 79,45. Adapun markas Manchester United yakni Old Trafford ada di urutan ketujuh. Old Trafford memiliki nilai 73,98.
Hebatnya, SUGBK berada di atas markas besar Liga Spanyol yaitu Real Madrid, Santiago Bernabeu.
Sebagai informasi, SUGBK yang sebelumnya bernama Stadion Utama Senayan ini dibangun usai Indonesia terpilih menjadi tuan rumah ASIAN Games IV 1958.
Setelah itu, Presiden RI Pertama, Ir. Soekarno mencanangkan pembangunan Stadion Gelora Bung Karno yang dimulai pada tanggal 8 Februari 1960 dan selesai pada tanggal 21 Juli 1962.
Friederich Silaban merupakan sang arsitek pembangunan Stadion Gelora Bung Karno. Perdana Menteri Uni Soviet, Nikita Kruschev, turut hadir dalam acara dimulainya pembangunan Stadion Gelora Bung Karno.
Awalnya, Stadion Gelora Bung Karno ini memiliki jumlah kursi sebanyak 110.000 penonton. Namun efek dari renovasi, maka kini stadion ini berkurang jumlah kursinya menjadi 88.000 kursi.
sumber: Bola.net.
View this post on Instagram