Telat Kumandangkan Azan, Muazin Ditembak Mati

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 12 Desember 2014 12:15
Telat Kumandangkan Azan, Muazin Ditembak Mati
Pelaku kesal karena korban datang terlambat untuk menyuarakan azan.

Dream - Seorang muazin di Arab Saudi menembak dua pekerja asing di sebuah masjid. Satu korban tewas dan yang lainnya mengalami luka-luka.

Dilaporkan Arab News, Jumat 12 Desember 2014, peristiwa tragis tersebut terjadi saat tiba salat Ashar di sebuah masjid di Ortawwiyah, distrik Majmaah, 30 km dari pusat kota Riyadh.

Saat datang di tempat kejadian perkara, polisi mendapatkan Mohammed Rafiq Tajul Islam, 32 tahun, asal Bangladesh tewas bersimbah darah.

Sementara pekerja lainnya, seorang warga India, masih hidup dengan dua luka tembakan. Kini dia mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit King Khaled di Majmaah. Polisi tidak menyebutkan pekerja India tersebut.

Sumber-sumber di wilayah Ortawwiyah mengatakan Tajul Islam biasa membantu menyuarakan azan bagi muazin. Pada hari kejadian, Tajul Islam dan temannya datang terlambat untuk menyuarakan azan.

Hal ini membuat muazin yang tak disebutkan namanya itu menjadi marah dan kemudian menembaknya.

Menurut pejabat Kedutaan Bangladesh untuk Arab Saudi, almarhum biasa datang ke masjid. Dia berasal dari Kholapara, distrik Shariatpur, 55 km dari ibu kota Dhaka.

Kedutaan Bangladesh kini tengah mengurus surat-surat untuk memulangkan jenazah Tajul Islam ke negaranya dan memberitahu pihak keluarganya.

Polisi telah menahan pelaku dan menurut keterangan, dia adalah pasien rumah sakit jiwa setempat. Namun penyelidikan terhadap pelaku tetap berlangsung.

Beri Komentar