Ilustrasi Pemungutan Suara (beritadaerah.co.id)
Dream - Tim Sukses Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno (Anies-Sandi), Anggawira, meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak membuat opini negatif.
Pernyataan ini muncul usai Bawaslu mengungkapkan adanya pelanggaran yang dilakukan partai politik. Pelanggaran itu berupa penggunaan atribut oleh kader dalam kampanye Anies-Sandi yang jelas tidak didukung partai bersangkutan.
"Ini kan dukungannya murni dari kader NasDem yang secara inisiatif ingin memberikan dukungan. Tentunya pasangan Anies-Sandi menerima dengan tangan terbuka," ujar Anggawira melalui keterangan tertulis diterima Dream, Senin, 9 Januari 2017.
"Bawaslu harus memperhatikan ini secara komprehensif, jangan sampai kami terdampak opini yang kurang baik terhadap nomor urut 3," ucap dia.
Koordinator Sahabat Anies-Sandi ini juga meminta Bawaslu tidak memperkeruh suasana. Ini karena, Pilkada DKI bukan hanya sekadar memenangkan masyarakat Jakarta.
"Bukan soal menang atau kalah di kontestasi Pilkada DKI. Kita ingin mencerahkan publik melalui pendidikan politik dan demokrasi sehat yang terus kita terapkan," kata Anggawira.
Masa kampanye peserta Pilkada DKI Jakarta 2017 akan berakhir sebulan lagi. Komisi Pemilihan Umum telah menjalankan evaluasi terkait pelaksanaan kampanye.
"Pada prinsipnya (kampanye) berjalan dengan baik," ucap Anggota KPU DKI Jakarta Dahlia Umar.
Meski demikian, Dahlia mengakui pelaksanaan kampanye tidak luput dari potensi pelanggaran. Salah satunya, adanya atribut partai politik lain dalam kampanye salah satu pasangan calon yang tidak didukung partai bersangkutan.
"Tapi ada beberapa kejadian khusus dan kami dapat rekomendari dari Bawaslu terkait parpol yang mendukung pasangan calon lain," ucap Dahlia.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?



Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global