Video Detik-Detik Atlet Parkour Nyaris Tewas Kala Beraksi di Puncak Gedung

Reporter : Idho Rahaldi
Kamis, 1 Agustus 2019 06:24
Video Detik-Detik Atlet Parkour Nyaris Tewas Kala Beraksi di Puncak Gedung
Membuat dengkul orang yang melihatnya jadi lemas.

Dream - Olahraga parkour memang tengah banyak digandrungi anak muda saat ini. Tak jarang para atletnya sering melakukan aksi berbahaya demi memacu adrenalin mereka.

Parkour merupakan sebuah olah fisik sarat gerakan dimana si atlet berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya dengan sangat efisien dan cepat.

Par atlet parkour profesional bahkan bisa melompat dari satu gedung ke gedung lainnya tanpa pengaman.

Tetapi, olahraga yang masuk dalam kategori ekstrem ini tak jarang menyisakan kisah mengerikan untuk para penggemarnya.

Seperti halnya yang terlihat dalam video yang tengah viral di media sosial ini. Seorang atlet parkour nyaris saja meregang nyawa karena kurang fokus dengan gerakannya

Adalah Sergey Shorokhov seorang atlet parkour yang sukses membuat dengkul menjadi lemas.

1 dari 5 halaman

Nyaris Tewas

Pada awal video, terlihat Sergey bersiap untuk melakukan aksi berbahaya dengan berlari dan melompat di tepian gedung berlantai 25.

Sayangnya, Sergey lupa untuk mengecek seluruh spot untuk pijakan kaki. Dia luput memperhatikan kabel listrik yang tergantung di gedung tersebut.

Saat melompat, kaki Sergey tak sengaja tersangkut kabel listrik yang membuat tubuhnya limbung dan hampir jatuh menemui ajal.

Beruntung, Sergey ditemani seorang teman yang sigap menangkap dan membantunya naik. Entah apa yang terjadi kepada Sergey jikalau saat itu ia sendirian.

Selama menjadi atlet parkour, Sergey mengakui jika insiden itu merupakan pertama kalinya ia sangat dekat dengan kematian.

Semoga peristiwa ini jadi pelajaran bagi anda penggemar parkour atau yang baru akan menggemari olahraga ekstrim satu ini, untuk lebih berhati-hati.

2 dari 5 halaman

Ini Videonya

3 dari 5 halaman

Menghilang 10 Tahun, Pegawai Swalayan Ternyata Meninggal di Belakang Kulkas

Dream - Larry Ely Murillo-Monccada menghilang sejak 8 November 2009. Orang tuanya pun melapor ke polisi bahwa Larry telah hilang, mereka takut sang anak bertindak tidak rasional karena obat-obatan yang dia minum.

Ketika Larry dilaporkan hilang, polisi mencoba menghubungi anggota keluarga, pusat tahanan, dan lembaga penegak hukum lainnya. Tetapi tidak satupun dari lembaga itu yang tahu keberadaan Larry.

Tapi, beberapa waktu lalu, misteri keberadaan Larry terkuak. Kontraktor yang membongkar swalayan No Frill Supermarket di Bluffs, Iowa, Amerika Serikat (AS), menemukan jasad Larry.

 

4 dari 5 halaman

Terjepit

Menurut laman World of Buzz, polisi menduga Larry telah pergi ke swalayan tempat dia bekerja dan naik ke atas salah satu kulkas. Ruangan itu sering digunakan untuk menyimpan barang dagangan swalayan tersebut.

Tetapi, ruangan itu juga menjadi tempat karyawan untuk 'bersembunyi' ketika mereka ingin beristirahat saat jam kerja.

Polisi menduga, Larry tidak sengaja jatuh ke celah selebar 45 sentimeter di antara dinding dan bagian belakang lemari es. Larry diduga terjepit dan tak bisa keluar.

5 dari 5 halaman

Swalayan Ditutup Pada 2016

Kondisi makin buruk karena suara kompresor kulkas terlalu berisik sehingga suara Larry tidak terdengar.

" Saat itu badai salju. Dia pergi tanpa sepatu, tanpa kaus kaki, tanpa kunci, tanpa mobil," kata Sersan Danielson, polisi setempat.

" Tinggi kulkas 3,65 meter. Kebisingan dari unit lemari es membuatnya sulit untuk mendengar tangisan minta tolong. Suara kompressor sangat keras, mungkin tidak ada orang yang mendengarnya. "

Otopsi yang dilakukan, tidak menemukan tanda-tanda trauma pada tubuh Larry. Kasus ini dianggap sebagai kematian karena kecelakaan.

Swalayan tempat Larry meninggal ditutup pada 2016.