Viral Kisah Wanita Tersubur di Dunia, Punya 44 Anak di Usia 40 Tahun

Reporter : Nabila Hanum
Minggu, 16 April 2023 14:01
Viral Kisah Wanita Tersubur di Dunia, Punya 44 Anak di Usia 40 Tahun
Mirisnya, wanita ini harus membesarkan semua anaknya seorang diri karena suaminya telah kabur.

Dream - Menjadi seorang ibu merupakan sebuah karunia bagi wanita. Namun tak bisa dipungkiri menjadi ibu bukanlah perkara mudah.

Merawat dan membesarkan satu anak membutuhkan kesiapan mental dan fisik. Akan tetapi hal tersebut tidak berlaku bagi Mariem Nabatanzi.

Di usianya yang menginjak 40 tahun, ia sudah melahirkan dan merawat 44 anak. Ibu di Uganda ini telah mencatatkan namanya dalam rekor dunia sebagai ibu dengan anak terbanyak.

1 dari 4 halaman

Meski namanya tercatat di rekor dunia, Mariem menghadapi banyak tantangan dalam menghadapi kelahiran anak kembar, kembar tiga, dan kembar empat.

New York Post

Sejak menikah pada usia 12 tahun setelah dijual oleh orangtuanya, Mariem telah menghadapi berbagai masalah kesehatan akibat tingkat kesuburannya yang tinggi.

Salah satunya sindrom hiperstimulasi ovarium yang parah yang dapat mengancam nyawanya.

2 dari 4 halaman

Meski demikian, dokter mengatakan kepadanya bahwa melahirkan adalah satu-satunya cara untuk mengurangi tingkat kesuburannya.

Mariem menghadapi keterbatasan ekonomi serta perhatian medis yang terbatas di pedesaan Uganda.

Bersama dengan anak-anaknya, dia tinggal di rumah yang sempit dan sederhana, terbuat dari balok semen beratap seng.

3 dari 4 halaman

Meskipun ada beberapa sumbangan yang diberikan oleh orang baik hati, namun mereka tetap harus tidur dalam kamar tidur yang sangat sempit.

New York Post

Hingga kini, Mariem telah kehilangan enam anaknya karena sakit semenjak kelahiran.

Mirisnya, kini Mariem harus membesarkan semua anaknya seorang diri karena suaminya telah kabur.

 

4 dari 4 halaman

Namun demikian, meskipun menghadapi berbagai tantangan, putranya menganggap Mariem sebagai pahlawannya. Di sisi lain, Mariem merasa diberkati dengan punya banyak anak.

Walau harus menghadapi situasi sulit, Mariem terus berjuang untuk menghidupi keluarganya.

Sumber: New York Post

Laporan: Cika Puspita

Beri Komentar