Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Bau Badan (Foto: Shutterstock)
Dream - Aroma tubuh yang tak sedap tentunya sangat mengganggu. Orang-orang di sekeliling akan merasa tak nyaman dan kita akan langsung kehilangan kepercayaan diri saat menyadarinya.
Menggunakan deodoran jadi solusi mudah dan praktis untuk mencegah bau badan. Namun apakah kamu pernah mengelami aroma tubuh tetap berbau tak sedap meski sudah pakai deodoran?
Jika iya, mungkin pemicunya karena hal lain yang tak Sahabat Dream sadari.
1. Obat
Mengonsumsi obat tertentu secara rutin akan mempengaruhi hormon dalam tubuh. Pada beberapa kasus juga bisa memicu bau badan. Jika demikian, gunakan antiperspirant/deodoran yang lebih kuat dan berkekuatan klinis dan usap pada malam hari sebelum tidur. Ini membantu menghalangi keringat yang menyebabkan bau sebelum pagi hari.
2. Rempah
Gas yang mengandung belerang adalah penyebab bau badan setelah makan makanan tertentu. Makanan yang banyak mengandung bawang putih, kari, atau rempah-rempah lainnya akan melepaskan gas. Gas-gas bau ini dilepaskan melalui pori-pori, meninggalkan dengan bau badan selama beberapa jam setelah makan.
Untuk menghindari bau badan semacam ini, cobalah lebih selektif dalam memilih makanan. Jangan mengkonsumsi makanan kaya rempah pada saat mendekati jam-jam penting. Jika terlanjur, perbanyak minum air putih atau mandi setelahnya.
3. Stres
Berkeringat adalah respons alami terhadap stres. Tetapi keringat yang paling bau terjadi saat stres. Keringat " stres" berasal dari kelenjar Apokrin. Cairan keringat ini tidak berbau sampai bercampur dengan bakteri kulit dan menyebabkan bau badan yang menyengat.

4. Alkohol
Saat tubuh memecah alkohol dan mengalir melalui aliran darah, sebagian keluar dari napas dan keringat. Kebanyakan alkohol diolah di hati dan dikeluarkan dari tubuh melalui urine. Tetapi jika minum lebih banyak daripada yang dapat diproses hati atau jika hati rusak, beberapa dikeluarkan melalui napas dan keringat. Hal tersebut menyebabkan bau badan yang menusuk.
5. Lupa mencuci bra
Saat menggunakan bra tentu saja kain bra menyentuh kulit bawah lengan, punggung dan di antara payudara dan dada, semua area rawan berkeringat. Bra seringkali terbuat dari kain yang tidak menghilangkan kelembapan.
Keringat dan kelembaban yang terperangkap itu menyebabkan bau dan ruam yang buruk. Jangan menggunkan bra 2 kali berturut-turut dan lebih baik menggantinya setiap hari. Pilihlah bahan bra yang bisa ringan seperti katun, jaring tipis, atau renda ringan.
Nah sudah tahu kan pemicu lain bau badan?
(Sah, Laporan Mega Rasmiyati)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun