Foto: Twitter.com/@WiraWir55057907
Dream - Video ini tengah viral, menjadi perbincangan pengguna media sosial, baik di Twitter maupun Instagram. Video tersebut pertama kali diunggah ke Twitter oleh akun @WiraWir55057907.
Dalam video itu terlihat seorang penjual cilok yang tengah dicaci-maki oleh seorang wanita. Dalam suara yang terdengar, rupanya wanita itu menyebut pria itu tak pantas menjadi menantunya karena hanya berprofesi sebagai tukang cilok.
" Sampeyan [kamu] enggak selevel sama anakku, pendidikan sampeyan opo [pendidikan kamu apa], anakku opo. Status sampeyan cuma jual ini," sambil mengangkat tutup cilok.
Belum jelas apakah kejadian yang terekam video itu benar-benar terjadi tanpa rekayasa atau sengaja dibuat untuk kepentingan tertentu, misalnya konten YouTube.
Yang jelas, akun @WiraWir55057907 yang mengunggah video tersebut hanya menulis, " Pekerjaan penjual cilok, berani macarin anak saya, pendidikan kamu itu gak level dengan anak saya."
Dalam video itu terlihat pula wanita muda, yang diduga sebagai anak perempuan yang marah-marah tersebut. Wanita muda itu diduga sebagai kekasih sang penjual cilok.
Dan, sang ibu rupanya masih belum puas melampiaskan kemarahannya. Dia kembali menyemburkan amarah kepada pemuda penjual cilok tersebut.
" Jok pernah mimpi jadi bojone anakku, ngerti? [Jangan pernah bermimpi menjadi suami anakku, mengerti?]" teriak ibu tersebut sambil membanting tutup panci.
Usai memaki, ibu dan anak perempuan itu pergi meninggalkan penjual cilok itu di pinggir jalan.
Sang penjual cilok yang membelakangi kamera pun tidak berkata apa-apa dan hanya bisa menunduk mendengar kemarahan ibu tersebut.
" Pekerjaan penjual cilok, berani macarin anak saya, pendidikan kamu itu gak level dg anak saya" pic.twitter.com/lxHw3Wzv50
— urung nyerah (@WiraWir55057907)January 18, 2020
Warganet pun mempertanyakan keaslian peristiwa tersebut. Beberapa netizen curiga video itu hanya rekayasa untuk pembuatan sebuah konten. Atau bisa jadi bagian dari sinetron.
YouTuber Arief Muhammad, misalnya. Dia mengaku ingin membuat seorang penjual cilok menjadi terkenal dan sukses. Namun dia belum yakin kejadian tersebut asli atau hanya rekayasa.
" Ini beneran atau cuma settingan konten, ya? Kalau emang beneran, titip yang tinggal di kota kejadian tersebut tanyain contact mas-masnya dan dm (pesan langsung) ke gue, ya," tulis Arief di Instagram, Minggu 19 Januari 2020.
" Kita bikin masnya terkenal dan sukses, biar ibu-ibu lainnya yang masih punya pola pikir kayak begini paham, nasib orang nggak ada yang tau."
Setelah unggahan itu banyak yang berpendapat bahwa itu hanyalah settingan.
" Kok kesel, tapi kayak settingan dah bang," tulis akun @paaajar.
" Biasanya konten bang kayak gini mah, kemaren juga sempet viral yang ojol. Tapi kalau emang bener, kacau sih," tulis akun @ananda.d.laras.
" Keknya settingan deh soalnya anaknya si ibu badai bet dah," tulis akun @frhanwar.
" Kayaknya buat konten bang soalnya bisa jelas gitu suaranya bisa jadi ada micnya," tulis akun @queentadeen.
Dream - Meski cinta adalah urusan hati, masalah pekerjaan pasangan bisa menjadi faktor penentu suksesnya sebuah hubungan.
Dalam sebuah postingan yang dibagikan di situs media sosial populer China, Weibo, seorang gadis mengungkapkan kekesalan tentang hubungan cintanya.
Dia tidak bisa menerima kenyataan jika belahan hatinya bekerja sebagai driver ojek online spesialis pengantar makanan.
Pasangan ini dilaporkan tinggal di Shanghai, China. Sudah bukan rahasia umum jika biaya hidup di kota ini cukup tinggi.
Gadis tersebut juga menyesalkan pacarnya yang tidak memiliki pendidikan tinggi. Baginya, sang pacar tidak bisa memberikan masa depan yang menjanjikan.
Pendapatan pacarnya tiga kali lipat dari penghasilan gadis tersebut. Gadis itu punya penghasilan 4 ribu yuan atau sekitar Rp7,9 juta.
Sementara sang pacar yang hanya seorang driver ojol punya pendapatan 15 ribu yuan atau sekitar Rp29,9 juta.
Jadi, gadis ini minta pendapat dari netizen, apakah dia harus memutuskan atau tetap menjalin hubungan dengan pacarnya itu.
Gadis itu juga memposting percakapan dengan sang pacar. Dia sebenarnya tidak yakin profesi pacarnya bisa menjamin masa depan.
Dia merasa malu dan kurang percaya diri jika harus menjelaskan profesi pacarnya yang hanya driver ojol kepada orang tuanya.
" Kamu akan menjalani profesi itu seumur hidupmu? Apakah kamu pernah memikirkan tentang masa depan kita?"
Pacarnya mengatakan bahwa sebagai orang yang pendidikannya rendah dan tidak punya koneksi, maka pekerjaan yang didapat hanyalah bekerja magang.
Sementara bekerja magang biasanya tidak mendapat bayaran di China. Jadi, satu-satunya pekerjaan yang layak dicoba adalah jadi driver ojol.
Meski sudah dijelaskan demikian, gadis itu tetap tidak mau menerima kondisi pacarnya. Dia malah meragukan kemampuan sang pacar bisa membelikan sebuah mobil atau rumah.
Pacarnya juga menjelaskan bahwa dia tetap tinggal di Shanghai agar bisa mengumpulkan uang sehingga mereka bisa hidup enak di masa depan.
Dia juga tidak perlu menyewa rumah karena pekerjaannya itu sudah memberikan makanan dan tempat tinggal secara gratis.
" Begitu tabunganku cukup, kita bisa membuka bisnis kecil-kecilan. Bagaimana?," tanya sang pacar kepada gadis itu.
Bukannya merasa senang. Gadis itu malah menghina ide pacarnya tersebut.
" Jadi itu idemu? Hanya itu? Jadi kamu mau bilang bahwa selama ini, aku hanya menghabiskan uangmu?" kata gadis tersebut.
Tidak diketahui bagaimana kelanjutan dari percakapan pasangan tersebut. Tapi yang pasti, betapa gigihnya usaha sang pacar mencari uang, tidak bisa meluluhkan hati gadis itu.
Sumber: World of Buzz