Ilustrasi Rumah Sakit (Foto: Shutterstock)
Dream - Keterisian tempat tidur isolasi dan ICU pada 98 rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 di Jakarta telah diperbaharui.
Dalam unggahan akun Instagram @dkijakarta, hingga 15 November 2020, ketersediaan tempat tidur untuk ICU masih ada 33 persen dari jumlah total sebanyak 806.
Dengan demikian, keterpakaian tempat tidur ICU sudah mencapai 67 persen dengan total pasien ada 544 orang.
Sementara itu, untuk ketersediaan tempat tidur isolasi masih ada 35 persen dari jumlah total sebanyak 5.906. Dari data tersebut keterpakaian tempat tidur isolasi mencapai 65 persen dengan total pasien 3.863 orang.
Untuk menambah tempat tidur isolasi pemerintah pusat telah berkolaborasi dengan dua hotel di Jakarta yang dapat digunakan masyarakat secara gratis.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga menyediakan sejumlah lokasi untuk tempat isolasi mandiri.
Di sisi lain, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pemerintahannya tidak akan menyelenggarakan kegiatan besar-besar dalam perayaan tahun baru 2021.
Mengingat anggaran tengah difokuskan untuk kepentingan penanganan Covid-19 dan banjir.
" Pokoknya perayaan tahun baru kita pastikan tidak ada kegiatan perayaan yang menghadirkan banyak orang atau kerumunan seperti tahun lalu, itu kita pastikan. Apalagi juga anggarannya tidak ada," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Selasa 17 November 2020.
Riza juga menyebutkan, dalam perayaan tahun baru 2021 ini Pemprov tidak akan melibatkan banyak orang mengingat tingginya potensi peningkatan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Ibu Kota menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021.
" Tidak ada pengerahan massa seperti tahun-tahun sebelumnya, konser musik, konser budaya, tari-tarian, nyanyi-nyanyian sebagainya, tahun ini tidak ada lagi," kata Riza.
Sumber: merdeka.com