Pemilik kontrak salah mengira. Almarhum Rais Karna, korban tewas insiden bom Sarinah dikira terlibat jaringan teroris. Gerakan kemanusian pun muncul. Dana Rp 147 juta terhimpun membantu keluarga Rais.
"Ada yang fitnah, yang menzalimi nama Islam untuk menjelekkan Islam nggak usah takut. Kita punya Allah yang Maha Tahu segala-galanya," kata Saiful Jamil.
Muhammad Bahrun Naim Anggih dituding menjadi otak ledakan bom dan penembakan di kawasan Sarinah, kemarin. Dia disebut ingin mendirikan ISIS di Asia Tenggara.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian menyatakan pelaku merupakan jaringan Bahrun Naim, yang ingin mendirikan cabang ISIS untuk kawasan Asia Tenggara.