Dompet Dhuafa mengajak para content creator muda dari Medan untuk merasakan petualangan sekaligus berbagi bersama lembaga yang didirikan pada tahun 1994 itu
Saat ini, Dompet Dhuafa tercatat mengelola aset wakaf senilai Rp244 miliar, yang dialokasikan untuk sektor pendidikan, sosial, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Impian Aisha untuk menjadi dokter berangkat dari tekadnya untuk bisa membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongan medis dan memberikan bantuan obat-obatan ke panti tempat ia menetap saat ini.
Ruang belajar yang lebih nyaman dan fasilitas yang memadai, santri akan lebih fokus, lebih termotivasi, dan lebih mudah mencapai cita-citanya sebagai hafizh.
Program Edutrip berikan kesempatan kepada anak-anak yatim untuk berekreasi dan menyegarkan pikiran, serta Program Orang Tua Asuh, di mana donatur dapat mendukung kehidupan sehari-hari.
"Iduladha memiliki banyak makna, salah satunya adalah tentang bagaimana kita mengorbankan keinginan pribadi demi kepentingan bersama, demi kebaikan yang lebih besar."