Advertisement
Sebesar 99 persen penerbangan Susi Air berhenti selama pandemik Covid-19
Ini penjelasannya.
Nilainya mencapai Rp7 triliun.
Di pesawat, penumpang duduk saling berdekatan.
Kursinya bagian tengah tidak digunakan.
Pemotongan gaji dilakukan mulai dari staf sampai direksi.
Hanya untuk pebisnis, bukan untuk pemudik.
Sepintas mirip baju F1, ya.
Tapi, tak boleh ada reservasi baru.
Namun, tak wajib dalam bentuk uang tunai.
Penerbangan komersial domestik dan internasional dihentikan.
Maskapai pelat merah ini ingin bertahan di bisnis penerbangan yang dihantam corona.
Direksi dan pendiri AirAsia menyatakan takkan menerima gaji selama wabah Covid-19 terjadi.
"Tak Pernah melihat banyak pesawat yang parkir,"
Pemerintah membenarkan ada pilot yang meninggal karena terpapar virus Covid-19.
Ah, yang benar?
Maskapai ini juga berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk mencegah penyebaran virus corona.
Pemerintah ingin mempersempit penyebaran virus corona.
Ada empat penerbangan yang dibatalkan.
Pemeriksaan virus corona di bandara yang dinilai biasa saja. Ini memungkinkan kebocoran tidak terdeteksi.
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak