Sultan Johor mengatakan, tak ada pengusaha yang mengizinkan anak-anak mereka menggunakan rokok elektrik. "Apakah kamu mau melihat anak-anak terus menggunakannya?" tanya dia.
Penelitian terbaru mengatakan paparan asap rokok dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi pada anak. Paparan asap tembakau berisiko mengalami peningkatan karies gigi sebanyak dua kali lipat.
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan luncurkan iklan layanan masyarakat pengendalian tembakau. Melalui iklan tersebut pemerintah berharap mereka yang merokok sadar akan bahaya dari rokok.