Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Robby Indra Wahyuda Meninggal Akibat Kanker Laring Yang Dideritanya
Dream - Nama Robby Indra Wahyuda (27) yang meninggal dunia karena kanker laring akibat rokok pasti tak asing lagi. Lantaran perjuangannya melawan kanker laring yang dideritanya, ia begitu semangat mengkampanyekan bahaya rokok ke media sosial.
Kini nama Robby hanyalah sebuah nama, setelah perjuangannya melawan penyakit yang merenggut nyawanya. Akhirnya pada Selasa, 23 Juni 2015 pukul 14.00 siang Pria 27 tahun itu meninggal dunia.
Menurut ibunda, Syaifatul Khadijah Robby sebelum menghembuskan napasnya yang terakhir sempat berpesan kepada orangtuanya.
" Pesan Robby sebelum meninggal, dia bilang bagaimana caranya tolong lanjutkan perjuanganku. Ini supaya tidak ada lagi generasi-generasi yang sakit akibat rokok," tutur Syaifatul Khadijahd ditemui di acara peluncuran layanan masyarakat " Rokok itu Murah, Obatnya yang Mahal" di Anex Building, Thamrin, Jakarta Pusat.
Syaifatul menambahkan, anak keduanya itu menginginkan Presiden Jokowi untuk menandatangani petisi yang dibuatnya agar ada peraturan larangan merokok.
" Robby bahkan menuliskan petisi ke Presiden Jokowi supaya mendapatkan tandangan, agar mempunyai peraturan-peraturan bagaimana caranya ada batasan merokok di tempat-tempat umum," tambahnya.
Sementara itu, sebagai ibu Syaifatul berpesan keseluruh masyarakat khususnya para orangtua untuk lebih mengawasi anaknya dari bahaya merokok. Agar apa yang dialami oleh anaknya tidak terjadi pada orng tua diluar sana.
" Tunjukan bahaya akibat dar rokok agar tidak ada lagi korban-korban lagi seperti Robby. Denga iklan layanan masyarakat maka anak-anak akan takut, tapi kita harus mengawasi terus jangan sampai kecolongan," tandasnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya