Buku harian itu ditulis oleh John Squire, seorang perwira tentara dan insinyur kerajaan Inggris yang melayani Duke of Wellington, antara tahun 1810 dan 1812, selama Perang Peninsula.
Bunker ini merupakan tempat rahasia utama yang memiliki tingkat keamanan super tinggi. Namanya diambil dari nama panggilan Hitler. Letaknya pun tersembunyi jauh di dalam hutan dan jauh dari perkotaan.
Setelah dua pekan penelitian itu, para ilmuan mendapatkan temuan yang mengejutkan. Mereka berharap bisa menguak misteri yang tersimpan di piramida tertinggi tersebut.
Ketakutan perang nuklir pada tahun itu sangat tinggi. Uni Soviet telah mengarahkan rudal-rudal nuklir mereka ke negara-negara NATO. Para pilot pengebom Soviet sudah siap terbang.
Teori ini jelas berbada dengan apa yang diyakini oleh sebagian besar orang. Terutama para arkeolog yang meyakini piramida merupakan kuburan para raja Mesir alias Firaun.