Ilmuwan Pecahkan Rumus Fisika yang Tak Bisa Diungkap Isaac Newton

Reporter : Sugiono
Rabu, 14 Agustus 2019 07:03
Ilmuwan Pecahkan Rumus Fisika yang Tak Bisa Diungkap Isaac Newton
Tidak peduli seberapa canggih lensa kamera, teknologinya hingga kini ternyata masih tidak sempurna.

Dream - Tidak peduli seberapa canggih lensa kamera, teknologinya hingga kini ternyata masih tidak sempurna.

Masalah yang dialami lensa lengkung selama bertahun-tahun adalah meskipun area tengah gambar yang dijepret terlihat jelas, tapi bagian tepinya tampak agak soft.

Namun, kekurangan yang menjadi masalah di dunia fotografi selama 2.000 tahun itu, mungkin akan segera hilang berkat temuan terbaru seorang ahli fisika Meksiko.

Menurut teori selama ini, lensa lengkung seharusnya dapat membiaskan semua cahaya yang melewatinya ke satu target, yang disebut titik fokus atau focal point. Tapi dalam kenyataannya tidak semudah itu.

1 dari 3 halaman

Jadi Masalah Sejak Ribuan Tahun

Ada sedikit masalah dalam pembiasan cahaya saat melewati lensa lengkung. Termasuk munculnya ketidaksempurnaan dalam bentuk, seperti berbayang atau blur. Ini terutama berlaku bagi cahaya yang berada di dekat tepi lensa.

Efek yang menyebabkan ketidaksempurnaan bentuk ini disebut dengan aberasi atau penyimpangan bola yang menjadi masalah utama yang belum terpecahkan hingga saat ini.

Pakar optika sekelas Isaac Newton saja tidak pernah bisa memecahkan masalah ini.

Bahkan, sejak ribuan tahun di zaman ahli matematika Yunani Diocles pun, masalah aberasi bola ini tak pernah berhasil diselesaikan.

2 dari 3 halaman

Persamaan Rumus Fisika yang Rumit

Untuk mengatasi masalah ini, kita telah menempuh jalan panjang untuk meminimalkan efeknya.

Selain memperbaiki cara pembuatan lensa, kita juga sering menggunakan lensa tambahan untuk mengatasi masalah ini.

Sayangnya, ini adalah proses coba-coba yang panjang setiap kali mendesain lensa untuk aplikasi baru.

Tetapi semua itu akan berubah berkat fisikawan Meksiko Rafael G Gonzalez-Acuna, seorang mahasiswa doktoral di Tecnologico de Monterrey.

 Persamaan rumus yang berhasil dipecahkan.

Setelah bekerja berbulan-bulan, dia akhirnya bisa menemukan persamaan rumus yang sangat rumit.

Persamaan rumus itu memungkinkan perhitungan spesifik untuk mengatasi masalah penyimpangan bola selama ribuan tahun di dunia optika.

3 dari 3 halaman

Tidak Hanya Kamera Smartphone, Tapi Juga Teleskop

Memang, persamaan yang dibuat Rafael tidak akan berguna bagi orang awam. Tapi bagi manufaktur lensa, persamaan yang ditemukan Rafael itu bagai sebuah oase di padang tandus.

Alih-alih melakukan proses uji coba setiap kali membuat lensa baru, mereka kini hanya perlu menghitung apa yang dibutuhkan untuk menghilangkan masalah aberasi bola tersebut.

Temuan Rafael ini tidak hanya berguna bagi para fotografer profesional, tapi juga produsen smartphone dengan kamera canggihnya, dan teleskop antariksa bagi para pakar astronomi.

(ism, Sumber: India Times)

Beri Komentar
Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal