China Bangun Jalur Kereta 1.000 Km ke Laos, Bisa Untuk Wisata Jalur Darat

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 4 November 2021 18:49
China Bangun Jalur Kereta 1.000 Km ke Laos, Bisa Untuk Wisata Jalur Darat
Jalur kereta ini akan meningkatkan sektor pariwisata kedua negara.

Dream - China cukup serius membangun konektivitas antar negara di Asia. Komitmen itu, salah satunya dengan membangun jalur kereta.

Saat ini, China tengah menyelesaikan jalur kereta 1.000 menghubungkan Laos. Jalur kereta ini diproyeksikan sebagai sarana transportasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama sektor pariwisata.

Dikutip dari CNN Travel, jalur tersebut menghubungkan Vientiane, ibu kota Laos, dengan Kunming, ibu kota dan kota terbesar di provinsi Yunnan China. Jalur itu akan melewati total 45 stasiun antara kedua negara, di mana sekitar 20 di antaranya akan menyediakan layanan penumpang.

Menurut pernyataan dari Grup Kereta Api China, kereta api China-Laos akan membantu mengubah negara yang lebih kecil dari " negara yang terkurung daratan menjadi negara yang terhubung dengan daratan."

Baik penumpang barang maupun manusia akan dapat pergi ke antara kedua negara tersebut dengan kereta api pada akhir 2021.

 

1 dari 1 halaman

Jalur Kereta China

Saat ini, jalur kereta api memiliki panjang total lebih dari 1.000 kilometer. Dibutuhkan sekitar tiga jam perjalanan dari Kunming ke kota perbatasan China, Jinghong.

China telah banyak berinvestasi dalam membangun perkeretaapian dalam dekade terakhir. Mereka juga menambahkan 37.900 kilometer jalur kereta cepat sejak 2008.

Tak hanya itu, China berinvestasi dalam proyek perkeretaapian di negara lain, seperti senilai US$3,6 miliar, setara Rp51,7 triliun di Kenya.

Proyek yang dimulai pada Desember 2016 ini diharapkan beroperasi penuh pada Desember 2021. Sementara Asia Tenggara adalah tujuan populer bagi banyak pelancong China, sedangkan Laos tidak terlalu diminati.

Namun, dengan berjalannya proyek besar kali ini dapat mengubah hal tersebut.

Laporan : Syifa Putri Naomi

Beri Komentar