Sosok Panglima Kekaisaran Sunda Nusantara: Kerja Serabutan, Penerima Bansos

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Sabtu, 8 Mei 2021 04:00
Sosok Panglima Kekaisaran Sunda Nusantara: Kerja Serabutan, Penerima Bansos
Ternyata Alex tak memiliki kehidupan mewah bak panglima kerajaan dalam dongeng.

Dream - Panglima Kekaisaran Sunda Nusantara, Alex Ahmad Hadi Ngala, ternyata tak memiliki kehidupan mewah bak panglima kerajaan dalam dongeng. Alex bahkan menjadi salah satu penerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Ketua RT5/1 Kemirimuka, Depok, Syarif Sumirat, membenarkan Alex merupakan salah satu warganya. Alex tinggal bersama istri dan anaknya di lingkungan itu. Dalam kesehariannya, Alex tidak memiliki pekerjaan tetap dan jarang bersosialisasi dengan warga di lingkungannya.

" Enggak ada kerjaannya, di kartu keluarga juga ada pekerjaannya," ujar Syarif soal panglima Kekaisaran Sunda Nusantara itu, Jumat, 7 Mei 2021.

1 dari 3 halaman

Tinggal di Rumah Mertua

Rumah Panglima Kekaisaran Sunda Nusantara© Liputan6.com

Lantaran tidak memiliki pekerjaan, sambung dia, pengurus lingkungan mencatatkan Alex sebagai penerima bansos.

Menurut dia, untuk memenuhi kebutuhan kesehariannya, Alex dibantu kedua anaknya yang sudah menikah dan bekerja. Sementara, tempat tinggalnya yang menjadi kantor Kekaisaran Sunda Nusantara itu, merupakan rumah peninggalan mertuanya.

" Sebelumnya tinggal bersama mertua tetapi mertuanya sudah meninggal empat bulan yang lalu," terang Syarif.

2 dari 3 halaman

Jarang Bersosialisasi

Syarif mengungkapkan, Alex sangat jarang mengikuti kegiatan lingkungan seperti kerja bakti. Namun, untuk kegiatan lingkungan seperti tahlilan apabila ada warga yang meninggal, Alex mau mengikuti kegiatan tersebut. Namun Alex dikenal jarang bersosialisasi di lingkungan.

" Kalau kumpul di lingkungan, waktu ada kegiatan tahlilan aja, kalau kegiatan lain enggak pernah," kata Syarif.

 

3 dari 3 halaman

Mantan Pengurus Partai

Syarif menjelaskan, Alex dahulunya merupakan salah satu pengurus partai, namun Syarif enggan menyebutkan nama partai yang diikutinya.

Dia mengetahui Syarif mengikuti Kekaisaran Sunda Nusantara dari mertuanya sebelum meninggal.

“ Tahunya itu 10 tahun lalu dari mertuanya, setelah itu tidak dengar lagi dan baru dengar sekarang ini,” ucap Syarif.

Dia menuturkan, dari pengamatannya, Alex bersama anggota Kekaisaran Sunda Nusantara jarang berkumpul di rumah Alex. Selain itu, belum ada warga yang melapor soal perkumpulan Sunda Nusantara di rumah Alex, hal itulah yang membuat dirinya mengira Alex sudah tidak mengikuti kelompok tersebut.

" Karena tidak ada warga yang melapor dan terlihat berkumpul namun nyatanya Kelompok yang diikuti Pak Alex masih ada," ujar Syarif.

Sumber: liputan6.com

Beri Komentar