Dream - Insiden berdarah yang merenggut ratusan nyawa di Paris, Prancis 13 November 2015 lalu membuat negara itu geram.
Angkatan Udara Prancis mengerahkan sebanyak 12 pesawat, termasuk 10 pesawat tempur, untuk melancarkan gempuran ke Kota Raqqa, Suriah, pada Minggu malam 15 November 2015 lalu.
Serangan dilakukan guna membalas teror berdarah yang membuat dunia berduka. Gempuran yang terjadi dua hari setelah teror berdarah ini telah meluluhlantahkan Raqqa, Suriah.
Dalam gempuran itu, armada pesawat Prancis dikerahkan secara bersamaan dari Uni Emirat Arab dan Jordania.