Bolehkah Berniat Kurban Sekaligus Akikah?

Reporter : Vinda Prashita
Selasa, 6 September 2016 06:01
Bolehkah Berniat Kurban Sekaligus Akikah?
Ada para ulama yang setuju dan ada yang bertentangan.

Dream - Kurban yang berarti dekat atau mendekatkan atau disebut juga udhhiyah atau dhahiyyah secara harfiah berarti hewan sembelihan. Sedangkan akikah adalah pengurbanan hewan dalam syariat Islam, sebagai penggadaian (penebus) seorang bayi yang dilahirkan.

Dari kedua pengertian tersebut, terdapat persamaan di antara kurban dengan akikah, yaitu sama-sama penyembelihan hewan. Serta sama-sama sunah hukumnya.

Pertanyaannya, bolehkah menggabungkan kurban dengan akikah dalam satu niat? Mengenai permasalahan menggabungkan niat udh-hiyah (kurban) dan akikah, begini para ulama berpendapat.

Pendapat pertama: Udh-hiyah (kurban) tidak boleh digabungkan dengan akikah. Pendapat ini adalah pendapat ulama Malikiyah, Syafi’iyah, dan salah satu pendapat dari Imam Ahmad. Alasan dari pendapat pertama ini karena akikah dan kurban memiliki sebab dan maksud tersendiri yang tidak bisa menggantikan satu dan lainnya. ‘Akikah dilaksanakan dalam rangka mensyukuri nikmat kelahiran seorang anak, sedangkan qurban mensyukuri nikmat hidup dan dilaksanakan pada hari An Nahr (Idul Adha).

Al Haitami –salah seorang ulama Syafi’iyah- mengatakan, “ Seandainya seseorang berniat satu kambing untuk kurban dan ‘akikah sekaligus maka keduanya sama-sama tidak teranggap. Inilah yang lebih tepat karena maksud dari kurban dan ‘akikah itu berbeda.”

Pendapat kedua: Penggabungan kurban dan ‘akikah itu dibolehkan. Menurut pendapat ini, boleh melaksanakan qurban sekaligus dengan niat ‘akikah atau sebaliknya. Inilah salah satu pendapat dari Imam Ahmad, pendapat ulama Hanafiyah, pendapat Al Hasan Al Bashri, Muhammad bin Sirin dan Qotadah.

Al Hasan Al Bashri mengatakan, “ Jika seorang anak ingin disyukuri dengan kurban, maka kurban tersebut bisa jadi satu dengan ‘akikah.” Hisyam dan Ibnu Sirin mengatakan, “ Tetap dianggap sah jika kurban digabungkan dengan ‘akikah.”

Pendapat ini juga dipilih oleh ulama-ulama lain. Seperti apa ulasan lengkapnya, Baca di sini...

Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)

Beri Komentar