Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: British Army)
Dream - Ada cara unik yang dilakukan Angkatan Darat Inggris atau British Army untuk menunjukkan bahwa mereka menerima personil dari semua kalangan.
Belum lama ini British Army merilis video yang memperlihatkan seorang tentara Inggris Muslim sedang sholat di tengah medan perang. Sementara rekan-rekannya melihat dari belakang.
Video tersebut merupakan bagian dari kampanye iklan senilai 1,6 juta poundsterling yang dibuat angkatan bersenjata Inggris. Video itu dibuat untuk menunjukkan British Army 'secara emosional dan fisik' menerima personil dari latar belakang yang berbeda.
Adegan dalam video menunjukkan seorang tentara Inggris Muslim berseragam lengkap melepas helm tempur dan sepatu boots.
Tentara itu meletakkan senjata sebelum mengambil air wudlu dan mulai sholat sambil memakai peci bundar di atas selembar sajadah.
Sementara itu, rekan-rekannya yang berada di belakang, diam seolah tidak ingin mengganggu tentara Inggris Muslim yang sedang melaksanakan ibadah.
Setelah itu, sebuah baris kata 'Keeping my Faith' dan 'This is Belonging' muncul di layar saat suara tembakan terdengar di latar belakang.
Adegan berikutnya memperlihatkan tentara Inggris Muslim itu melanjutkan tugas patroli bersama rekan-rekannya.
Sebelum berakhir, video tersebut memperlihatkan bendera Inggris dengan tulisan di bawahnya 'Army Be The Best'.
....
© Dream
Dream - Iklan ini merupakan kelanjutan dari iklan dengan slogan 'It's OK to cry' yang mendapat cibiran dari petinggi militer Inggris, Kolonel Richard Kemp.
Menurut pria yang pernah jadi komandan pasukan Inggris di Afghanistan itu, seorang calon prajurit tidak tertarik dengan hal-hal apakah militer akan menerima mereka karena alasan emosional.
"Yang jadi perhatian mereka adalah bagaimana mereka menghadapi pertempuran. Mereka tertarik masuk militer karena melihat pertempuran. Karena itulah mengapa mereka bergabung dengan British Army," kecam Kemp.
"Mereka yang tertarik untuk bergabung tidak terlalu khawatir tentang apakah mereka akan didengarkan atau punya masalah emosional," tambah Kemp.
Menurut Kemp, iklan yang dirilis ini 'mengabaikan kelompok orang-orang yang tertarik untuk bergabung' dan tidak akan menyelesaikan 'krisis rekrutmen' yang dihadapi angkatan bersenjata Inggris.
....
© Dream
Dream - Namun pensiunan perwira British Army, Mayor Tim Cross, mengatakan bahwa angkatan bersenjata harus memastikan militer 'menjangkau semua orang'.
"Kita harus memastikan bahwa kita menjangkau semua orang dari latar belakang berbeda. Kita harus memastikan bahwa setiap orang tahu bahwa mereka memiliki kesempatan untuk bergabung dengan pasukan Inggris, Angkatan Darat pada khususnya," kata Cross.
Namun Cross mengingatkan meski merangkul semua kalangan, British Army tidak boleh lembek dan bersikap lunak dengan orang-orang.
(Sumber: thesun.co.uk)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?

Sering Bikin Lelah secara Emosional? Kenali 8 Tanda Anda Berhadapan dengan Energy Vampire

Starvision Rilis Trailer dan Poster Dewi Siluman Ular, Angkat Kisah Pernikahan Manusia dengan Jin
