Lima Tipe Perempuan dalam Alquran yang Wajib Diketahui

Reporter : Ismoko Widjaya
Kamis, 22 Oktober 2015 15:16
Lima Tipe Perempuan dalam Alquran yang Wajib Diketahui
Perempuan diberikan kedudukan yang istimewa di dalam agama Islam. Banyak ayat Al-Qur`an yang membicarakan tentang perempuan. Lalu, seperti apa saja sosok perempuan yang digambarkan dalam ayat suci?

Dream - Di dalam Alquran, banyak terkandung surat-surat dan ayat-ayat yang menjadi pedoman bagi kehidupan manusia di dunia dan akhirat. Juga terdapat surat-surat yang merupakan sebuah peringatan, sejarah, dan kisah-kisah. Salah satunya adalah mengenai perempuan.

Perempuan diberikan kedudukan yang istimewa di dalam agama Islam. Banyak ayat yang membicarakan tentang perempuan.

Lalu, seperti apa saja sosok perempuan yang digambarkan di dalam ayat suci Alquran tersebut?

Seperti yang dilansir dari seulasinfo, berikut ini adalah lima tipe perempuan di dalam Al-Quran yang wajib untuk diketahui:

Klik halaman berikutnya.... 

(Ism) 

 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini!

1 dari 5 halaman

Pejuang

1. Tipe Perempuan Pejuang

Tipe perempuan pertama yang dituangkan dalam Al-Qur’an adalah tipe pejuang. Sosok perempuan ini digambarkan oleh seorang perempuan yang bernama Asiyah binti Mazahim. Ia merupakan istri dari raja dzolim bernama Fir’aun.

Asiyah adalah sosok yang memiliki keperibadian kuat, ia memperjuangkan keimanan di tengah kekuasaan suaminya yang kufur. Bahkan, ia tidak takut untuk menanggung resiko apapun demi menjaga kemurnian iman serta kehormatannya tersebut.

Meskipun ia hidup di tengah kekufuran Fir’aun, namun ia tetap mampu menjaga aqidah dan harga dirinya sebagai seorang muslimah.

Ia bukan tipikal perempuan yang menggilai harta dunia yang dijanjikan oleh Fir’aun. Namun, ia lebih menginginkan megahnya istana surga Allah di akhirat kelak.

Doa Asiyah telah diabadikan dalam ayat-Nya, “ dan Allah menjadikan perempuan Fir’aun teladan bagi orang-orang beriman, dan ia berdo’a: Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam syurga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkan aku dari kaum yang dzalim.” (Q.S At-Tahrim : 11).

 

2 dari 5 halaman

Penjaga Kesucian

 2. Tipe Perempuan Salehah yang Menjaga Kesucian

Tipe perempuan kedua yang terdapat dalam Al-Qur’an di wakili oleh Maryam binti Imran. Ia adalah sosok perempuan sholehah yang menjaga kesucian dirinya.

Tiada hari yang dilewatkan kecuali dalam ketaatan kepada Allah. Selain itu, Maryam juga konsisten dalam menjaga kesucian dirinya. Sunggu ia merupakan teladan yang sangat penting untuk dijadikan cerminan bagi perempuan pada zaman sekarang.

Karena keutamaan inilah, Allah SWT mengabadikan namanya sebagai nama salah satu surat dalam Alquran (QS Maryam [19]). Maryam pun diamanahi untuk mengasuh dan membesarkan Kekasih Allah, Isa putra Maryam (QS Maryam [19]: 16-34).

Tentang keistiqomahannya dalam menjaga kesucian, Allah menceritakan kisahnya, “ Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusia pun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina! Demikian ungkap Maryam,” (Q.S Maryam : 20).

Allah SWT memuliakan Maryam bukan karena kecantikannya, namun karena kesholehan dan kesucian yang dimilikinya.

 

3 dari 5 halaman

Penghasut

3. Tipe Perempuan Penghasut

Tipe perempuan ketiga yang terdapat dalam Al-Qur’an adalah tipe penghasut. Perempuan ini adalah seorang tukang fitnah dan suka bergosip. Allah memiliki Hindun sebagai perempuan yang mewakili tipe ini. Ia adalah istri dari Abu Lahab, paman dari Rasulullah.

Al-Qur’an menjulukinya sebagai “ pembawa kayu bakar” yang memiliki arti sebagai penyebar fitnah, tukang gosip, dan penghasut. Ia dan suaminya bahu membahu dalam menentang ajaran dahwah dari Rasulullah SAW dengan menyebarkan fitnah serta melakukan kedzoliman.

Sebagaimana kemampuan berbicara yang dimiliki banyak wanita, ia pun sangat ahli dalam menyebarkan fitnah. Berita yang semula biasa saja, bisa menjadi luar biasa ketika disebarkan oleh Hindun.

 “ binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya ia akan binasa. Demikian pula istrinya, pembawa kayu bakar yang dilehernya ada tali dari sabut.” (Q.S Al-Lahab : 1-5).

 

4 dari 5 halaman

Penggoda

 4. Tipe Perempuan Penggoda

Tipe perempuan keempat yang terdapat dalam Al-Qur’an adalah tipe penggoda. Tipe ini diperankan oleh Zulaikha. Perempuan yang cantik ini menggoda Nabi Yusuf AS ketika bekerja di istananya. Kisahnya diungkapkan dalam Al-Qur’an,

“ dan wanita (Zulaikha) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu-pintu, seraya berkata, “ Marilah ke sini.” Yusuf berkata, “ Aku berlindung kepada Allah. Sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengab baik.” Sesungguhnya orang-orang yang dzalim tiada akan beruntung. “  (Q.S Yusuf : 23).

 

5 dari 5 halaman

Pembangkang

5. Tipe Perempuan Pembangkang

Tipe perempuan terakhir yang terdapat dalam Al-Qur’an adalah wanita pembangkang terhadap suaminya. Allah SWT sangat mengecam perempuan yang berkhianat kepada suami yang sholeh. Karakter perempuan ini digambarkan oleh Allah dengan sosok wanita ingkar kepada suami seperti istri nabi Nuh AS dan Nabi Luth AS.

 “ Allah membuat istri Nuh dan istri Luth perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami. Lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikit pun dari (siksa) Allah. Dan dikatakan (kepada keduanya): ‘Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka).” (At-Tahriim:10).

 

Begitulah lima tipe perempuan yang terdapat dalam Al-Qur’an. Perempuan-perempuan tersebut dikisahkan Al-Qur’an dan hidup pada ribuan tahun yang lalu. Akan tetapi, karakteristik dan sifatnya tetap abadi sampai dengan saat ini.

Untuk itu, teruslah berusaha menjadi perempuan dengan tipe pertama dan kedua agar hidup bahagia dunia dan akhirat. Serta mendapat kemuliaan di hadapan Allah SWT. Aamiin.

Beri Komentar
Kenangan Reza Rahadian Makan Siang Terakhir dengan BJ Habibie