Makin Cantik, Ini Potret Puspita Ladiba Pilot Wanita Pertama TNI AD

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 16 Juni 2021 09:00
Makin Cantik, Ini Potret Puspita Ladiba Pilot Wanita Pertama TNI AD
Bukan hanya karena menjadi penerbang pertama, namun wanita lulusan akademi militer tahun 2017 ini juga menjadi idola banyak generasi muda.

Dream - Nama Puspita Ladiba mulai dikenal masyarakat setelah berhasil menjadi wanita penerbang pertama yang berasal dari TNI AD. Wanita lulusan akademi militer tahun 2017 ini juga menjadi idola banyak generasi muda.

Lahir dari seorang ayah yang berprofesi sebagai sopir dan ibunya penjual jagung bakar, tidak menyurutkan Puspa untuk mengabdi pada negara dengan bergabung dalam satuan TNI.

Wanita kelahiran Kalimantan ini diketahui sangat populer di media sosial Instagram. Meski terlihat sedikit tomboi, Puspita juga tetap menjadi idola baik bagi perempuan maupun laki-laki. Tidak heran jika pengikutnya di Instagram mencapai lebih dari 42 juta.

 

1 dari 8 halaman

Cantik Berkebaya

Paras Letda Puspita Ladiba semakin menarik. Ia kerap kali membagikan potret dan aktivitasnya di akun Instagramnya, salah satunya saat dirinya mengenakan kebaya berwarna pink fuchsia.

Balutan hijab berwarna kuning membuat parasnya terlihat semakin memesona.

Letda Puspita Ladiba© Merdeka.com/Instagram @puspitaladiba

" Thank you tangan ajaibnya ??????," tulisnya dalam caption.

 

2 dari 8 halaman

Tampil Anggun

Meski terkenal tomboi ketika memakai seragam dan bertugas, Puspa juga kerap kali membagikan foto dirinya saat terlihat anggun.

Letda Puspita Ladiba© Merdeka.com/Instagram @puspitaladiba

Dalam beberapa unggahan, Puspa tampil feminim dengan menggunakan kain batik beserta kerudung berwarna pink pastel yang begitu fresh.

3 dari 8 halaman

Gaya Kasual

Tak hanya potret anggun, Pupsa juga kerap bergaya kasual. Seperti unggahan satu ini.

Letda Puspita Ladiba© Merdeka.com/Instagram @puspitaladiba

Terlihat dirinya menggunakan pakaian olahraga dengan kaos, jaket, celana training. Momen tersebut diketahui diambil saat dirinya tengah jogging di sekitar Mill 21 Enviromental PT Freeport Indonesia, Timika, Papua Barat.

Sumber: merdeka.com

4 dari 8 halaman

Kisah Anak Pedagang Jagung Bakar Jadi Wanita Penerbang Heli Tempur TNI Pertama

Dream - Letda CPN (K) Puspita Ladiba bukan prajurit biasa. Dia didaulat sebagai penerbang wanita pertama dan kini menjabat sebagai co pilot di lingkungan TNI AD.

Sebagai pilot, Ladiba tidak menerbangkan kendaraan udara biasa, melainkan heli tempur. Tentu, kemampuannya dalam mengendalikan burung besi dalam kondisi biasa maupun perang tak perlu diragukan.

Semua itu diraih Ladiba tidak dengan cara mudah. Melainkan penuh perjuangan dan kerja keras.

Ladiba sempat membagikan kisah hidupnya di Hotman Paris Show. Dalam tayangan tersebut, dia bercerita perjalanannya sejak kecil yang penuh liku-liku.

5 dari 8 halaman

Pengalaman Pahit

Ladiba adalah anak dari pasangan sederhana. Ayahnya seorang sopir, sementara ibunya pedagang jagung bakar.

Salah satu pengalaman pahit yang pernah dialami adalah ketika dagangan ibunya tidak laku. Akibatnya, satu keluarga harus makan seadanya.

" Waktu itu ibu pernah jualannya enggak laku gitu. Terus, kita makan seadanya saja. Makan jagung yang dijual," kata Ladiba.

6 dari 8 halaman

Batal Kuliah Karena Biaya

Pengalaman pahit selanjutnya yaitu ketika Ladiba lulus SMA. Saat itu, dia sudah diterima di universitas terkemuka di Indonesia. Sayangnya, dia harus mengubur mimpinya untuk kuliah akibat tak punya biaya.

" Setelah SMA itu yang pahitnya itu saya keterima di universitas terbesar di Indonesia. Salahnya saya tidak bisa mengikuti karena tidak mempunyai biaya untuk melanjutkan kuliah," kata dia.

Beruntung, ada tawaran dari Angkatan Darat untuk masuk Akademi Militer menjadi Taruni. Ladiba tak melewatkan kesempatan itu.

" Jadi, karena ada kesempatan Angkatan Darat menawarkan saya untuk memasuki taruni Akademi Militer, kenapa enggak. Prinsip hidup saya adalah kesempatan tidak datang dua kali," kata dia.

7 dari 8 halaman

Bisa Bantu Orangtua

Kini, Ladiba bisa membantu perekonomian kedua orangtuanya. Dia mengaku cukup bahagia.

" Alhamdulillah, untuk saat ini setiap bulan saya wajib mengirim ke keluarga. Sangat bersyukur sekali," kata Ladiba.

Meski demikian, orangtua Puspita memilih untuk tetap berjualan. Alasannya, mereka tidak ingin membebani anak, apalagi masih mampu bekerja.

" Kalau saya bilang, 'Kenapa sih diterusin jualannya, sudah nanti Ladiba yang bantu'. Ayah sama ibu enggak mau membebani Ladiba selagi orangtua masih bisa bekerja gitu," kata dia.

 

8 dari 8 halaman

Peran Orangtua

Ladiba mengakui kesuksesannya dalam berkarier tidak lepas dari peran orangtua. Wanita ini tumbuh dalam bimbingan penuh orangtua.

" Dari kecil, awal sekolah, sampai sekarang setelah lulus SMA itu enggak pernah ditinggal sama orangtua. Tidak pernah ditinggal sama orangtua, selalu dilindungi orangtua, selalu pengertian, kasih motivasi, jangan patah semangat walaupun keadaan," kata Ladiba.

Sumber: Merdeka.com

Beri Komentar