Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Seorang pria yang mengaku istrinya meninggalkan bayi mereka karena menderita down syndrome (keterbelakangan mental), ternyata memiliki empat anak lainnya dari perkawinan sebelumnya.
Salah satunya anaknya itu, perempuan, juga menderita keterbelakangan mental.
Samuel Forrest dan istrinya Ruzan Badalyan berpisah seminggu setelah putra mereka Leo lahir dengan down syndrome (DS) di Armenia pada akhir Januari 2015. Forrest mengatakan istrinya malu dengan Leo yang kelak, jika besar, akan menderita keterbelakangan mental.
Daily Mail Australia dalam laporannya, Jumat 12 Februari 2015, mengungkapkan Forrest ternyata memiliki empat anak dari pernikahan sebelumnya di negara asalnya Selandia Baru. Salah satu dari mereka, perempuan, juga menderita DS. Namun Forrest dilarang menemui keempat anaknya itu.
Dalam sebuah email, Forrest mengatakan bahwa dia 'kehilangan keempat anaknya yang tak berdosa' atas campur tangan kelompok agamanya. Dia menuduh kelompok tersebut sengaja menghancurkan keluarganya.
"Semua keluarganya juga anggota kelompok tersebut dan masih dilarang untuk menemui Forrest," seorang sumber mengatakan kepada Daily Mail Australia.
"Itulah alasannya mengapa dia meninggalkan Selandia Baru dan pergi ke Armenia. Dia tidak bisa menghubungi anak-anaknya."
Forrest menghebohkan jagat maya setelah melakukan kampanye pengumpulan dana melalui crowd-funding untuk membawa Leo kembali ke Selandia Baru.
Dia menulis di sebuah situs crowd-funding bahwa mantan istrinya ingin mengirim Leo ke panti asuhan. Alasan istrinya karena dalam budaya Armenia, anak dengan DS memalukan seluruh keluarga.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari