Menderita Epilepsi Akut, Setelah Diperiksa Sungguh Mengejutkan

Reporter : Sugiono
Sabtu, 28 Juli 2018 13:01
Menderita Epilepsi Akut, Setelah Diperiksa Sungguh Mengejutkan
Akibat penyakitnya itu dia merasa sesak napas, sakit kepala parah dan bahkan tidak bisa berjalan.

Dream - Sungguh sedih nasib gadis 8 tahun asal India yang menderita epilepsi yang tidak sembuh-sembuh.

Akibat penyakitnya itu, Trushika (nama samaran) merasa sesak napas, sakit kepala parah dan bahkan tidak bisa berjalan.

Epilepsi didefinisikan sebagai kondisi di mana seseorang mengalami kejang berulang yang mengganggu fungsi motorik, sensorik, atau mental seseorang.

Namun, setelah dirujuk ke Rumah Sakit Fortis di New Delhi, hasil pemeriksaan mengungkapkan temuan yang sangat mengejutkan.

Dokter menemukan lebih dari 100 kista di dalam otak anak itu Setelah diteliti, kista-kista itu sebenarnya adalah telur cacing pita.

Rupanya cacing pita yang ada di perut Trushika telah mencapai bagian otak melalui sistem saraf.

Akibat penyakitnya itu, Trushika telah didiagnosis mengidap neurocysticercosis. Selain itu, karena banyaknya kista yang bersemayam di dalamnya, otak Trushika membengkak.

Itu karena dokter terus menyuntikkan steroid ke dalam otak hingga akhirnya beratnya mencapai 20 kilogram.

Dr Praveen Gupta, Direktur Neurologi Fortis Hospital mengatakan bahwa saat dipindai pakai Computed Tomography (CT), otaknya menunjukkan titik-titik putih yang sebenarnya adalah telur cacing pita.

Infeksi semacam ini disebabkan karena tidak sengaja makan makanan yang penuh dengan cacing pita. Ketika telur mencapai otak melalui sistem saraf, mereka menyebabkan neurocysticercosis.

Neurocysticercosis adalah sebuah kondisi yang ditandai dengan sakit kepala berat, serangan epilepsi dan kebingungan.

Badan Kesehatan Dunia WHO menyatakan bahwa infeksi cacing pita pada sistem saraf pusat telah diakui sebagai penyebab utama epilepsi.

Untuk mengatasi pembengkakan otak Trushika, dokter menggunakan dekongestan dan steroid.

Setelah itu cacing pita dan telur-telurnya secara perlahan dibasmi menggunakan terapi anthelmintik dengan pengawasan dokter.

Ketika sembuh nanti, Trushika akan kehilangan berat badannya dan bisa berjalan lagi.

(ism, Sumber: IndiaTimes.com)

Beri Komentar