Kasihan! Pria Ini Diteror Puluhan Order Makanan Fiktif

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 10 Juli 2017 09:29
Kasihan! Pria Ini Diteror Puluhan Order Makanan Fiktif
Dia sampai harus membayar jutaan rupiah. Diduga teror muncul karena urusan cinta.

Dream - Nasib sial menimpa karyawan swasta di Jakarta bernama Julianto. Pria itu mendapat serangan pesanan Go Food pada Senin, 3 Juli 2017.

Selang dua hari, Stefanie Orisha Sitohang menuliskan kisah yang dialami Julianto.

Dalam tulisan di akun Facebook miliknya, Stefanie menceritakan modus pesanan Go Food itu. Selama dua hari, belasan rombongan Gojek mengantarkan pesanan.

" Puncaknya di hari ini Rabu 5 juli 2017, sampai dengan pukul 12 siang ada rombongan driver gojek yg mengantar makanan (dapur solo, sate khas senayan, bebek kaleyo dll) dgn nominal total melebihi 1 juta rupiah, pesanan atas nama Julianto dan dikirim ke alamat Bank Danamon Matraman Lantai 5."

" Kita sebagai rekan kerja yang mengetahui kondisi Julianto saat ini, ikut membantu membayar kan orderan nya karena kita kasihan dengan para driver gojek yang tidak tahu apa-apa."

Awalnya, banyak yang menduga Julianto merupakan pemesan fiktif. Bahkan, kabar itu menyebar hingga di media sosial.

1 dari 3 halaman

Klarifikasi Julianto

Tetapi, pada Kamis, 6 Juli 2017, Julianto Sudrajat mengklarifikasi peristiwa yang dialaminya di Facebook miliknya. Dia membantah telah memesan puluhan menu makanan melalui aplikasi Go Jek.

Dia menulis," Saya sama sekali tidak pernah melakukan pemesaan Go Food dan merugikan Go Jek."

Menurut Julianto, ada seseorang yang tidak menyukai dia dan menjahilinya dengan orderan fiktif tersebut.

 

2 dari 3 halaman

Dipecat dari perusahaan

" Saya mohon maaf atas kejadian ini. Sekali lagi saya jelaskan utk order fiktif yg terjadi akhir2 ini bukan dari saya, melainkan oleh seseorang yg tdk suka dgn saya," tulis Julianto.

Kejadian ini, kata Julianto, telah dilaporkan ke polisi dan PT. GO-JEK dengan nomor identitas laporan 19497686.

Akibat peristiwa serangan pesanan Go Food itu, Julianto dipecat dari perusahaan tempat dia bekerja.

3 dari 3 halaman

Diduga Pelakunya....

Menurut Eris Riswandi, beberapa rekan pengendara Go Jek yang datang mengaku ada seseorang penelepon yang memesan menu-menu tersebut. Pemesan fiktif itu mengirim pesan singkat bertuliskan," Sesuai aplikasi ya pak, maaf saya sedang sibuk tidak bisa dihubungi, langsung aja ke atas ke lantai 5 atas nama Julianto."

Rumor yang berkembang menyebut pemesan itu tak lain ialah seorang perempuan yang jatuh hati dengan Julianto. Tetapi, karena penolakan cinta Julianto perempuan itu sakit hati.

Jumat, 7 Juli 2017 Julianto mengirimkan unggahan terbaru di akun Facebook miliknya. Dia menulis," Akun ini akan dinonaktifkan karena sudah disadap."

" Nomor ponsel dan akun ini telah disadap, jika ada hal yang mencurigakan mohon diabaikan."

 Julianto menutup akun Facebook miliknya

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara