Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Shanghaiist.com)
Dream - Merasa tak sanggup menutupi biaya perbaikan mobil mewah yang disenggolnya saat pindah jalur, seorang sopir taksi perempuan di kota Shenyang, Tiongkok menangis.
Dikutip Dream dari laman Shanghaiist.com, Senin 11 Mei 2015, sopir taksi yang tidak disebutkan identitasnya ini menabrak sebuah Maserati saat pindah jalur di jalan bawah layang di distrik Tiexi
Menurut laporan NetEase, taksi itu menabrak bagian kiri depan Maserati tersebut. Meski 'tidak parah', namun cukup membuat jantung berdebar jika harus memperbaiki mobil yang harga bekasnya saja masih seharga miliaran ini.
Pengemudi Maserati yang diperkirakan berusia 30 tahunan menolak membocorkan harga dan tanggal pembelian mobilnya.
Sementara saat ditanya biaya pertanggungan asuransi yang dimilikinya hanya 300 ribu yuan atau sekitar Rp 630 juta dan tidak cukup menutupi biaya perbaikan, sopir taksi tersebut mulai menangis.
Saksi mata mengatakan meski keduanya tidak melaju kencang, kecelakaan sering terjadi di daerah itu karena pengemudi biasanya terhalang pandangannya oleh pilar-pilar penopang jalan layang. (Ism)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan