Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Tidak semua manusia memiliki kepribadian yang baik. Ada sebagian manusia yang memiliki kepribadian buruk.
Hal ini juga berlaku pada umat Islam. Tidak semua Muslim taat ibadah. Ada juga mereka yang menyimpang seperti tidak patuh ajaran Islam, yang dikenal dengan istilah fasik, bahkan ada yang berbuat maksiat.
Setiap manusia pasti paham pada akhirnya akan mati. Islam mengajarkan setiap Muslim mengurusi saudaranya yang telah meninggal.
Sayangnya, ada pandangan penolakan Muslim untuk menyolatkan sesama Muslim. Alasannya, jenazah adalah seorang pelaku maksiat.
Lantas, apakah hal ini dibenarkan? Bagaimana pendapat ulama terkait persoalan ini?
Dikutip dari rubrik Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama, persoalan ini sempat disinggung oleh Sayyid Abdurrahman Ba'lawi dalam kitab Bughyah Al Mustarsyidin.
"Wajib mengurusi jenazah setiap Muslim, meskipun banyak dosa, seperti meninggalkan sholat dan lain-lain selama tidak mengingkari kewajibannya. Dianggap berdosa setiap orang yang mengetahui dan mereka tidak mengurusinya, karena dari sisi lahiriah, kalimat tauhid menjaga manusia dari azab kekal di neraka, sementara dari aspek batin, husnul khatimah didasarkan pada keyakinan, keteguhan beragama, dan amalan sebagai tandanya."
Selengkapnya... (Ism)
Advertisement

Memahami Apa Itu MSCI dan Dampak Klasifikasi Indonesia Sebagai Standalone Market

Danantara Itu Apa Sih? Kenali Superholding dan Negara yang Sudah Duluan Mencobanya


Shopee 11.11 Big sale Hadir dengan Beragam Keseruan, Ini 5 Cara Menikmatinya


Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?
