Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Bayi.
Dream - Tidak ada yang mustahil jika Allah SWT berkehendak. Itu yang terjadi pada Kate Hill, wanita asal Brisbane, Australia. Dia bisa mengandung meskipun sebelumnya dokter memastikan dia tidak mampu hamil.
Karena vonis dokter itu, Kate tahun lalu menjalani perawatan hormon untuk mengatasi sindrom ovarium polikistik yang terkait dengan masalah kesuburan. Dan hasilnya, dia kemudian hamil.
Namun ajaibnya, Kate melahirkan dua kali dalam 10 hari --dia melahirkan anak ke dua sepuluh hari setelah persalinan pertama. Inilah yang mengejutkan Kate dan suaminya, Peter Hill.
Jadi, bayi perempuan yang masing-masing diberi nama Charlotte dan Olivia itu hanya berbeda usia 10 hari. Dan sekarang mereka sudah berumur 10 bulan dengan ukuran dan berat yang berbeda.
"Kami sendiri tidak percaya dengan kondisi ini sampai mereka berdua dilahirkan," kata Kate kepada Seven Network Australia.
© Dream
Menurut laporan, kasus ini jarang sekali terjadi dan di seluruh dunia tercatat hanya ada 10 kasus. Dalam dunia medis, kasus yang dialami Kate dikenal sebagai superfetation.
Pada umumnya, seorang wanita yang telah hamil tak akan terjadi ovulasi atau pelepasan sel telur. Namun, Kate sebaliknya, dia masih mengalami ovulasi meski sudah hamil.
"Yang membuat kasus ini lebih langka adalah saya dan suami saya hanya melakukan hubungan intim sekali --spermanya bertahan hidup dalam 10 hari untuk membuahi telur ke dua yang dilepaskan," ujar Kate.
Sementara, ahli yang menangani Kate, Brad Amstrong, dari Greenslopes Private Hospital mengatakan, tak menemukan literatur tentang kasus ini.
"Superfetation sangat langka saya tak bisa menemukan literatur pada situs kesehatan. Dia menjadi satu dari sedikit dokter di dunia yang pernah menangani kasus ini.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?