Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Ilutrasi (huffingtonpost.com)
Dream - Wacana penggunaan tenaga nuklir sebagai sumber pembangkit listrik terus menjadi polemik di tanah air. Sementara di belahan dunia lain, pemerintah dan para ahli sudah mulai melaju lebih jauh dengan teknologi yang lebih maju.
Belanda belum lama ini meluncurkan jalur khusus sepeda tenaga surya pertama di dunia. Proyek jalur revolusioner itu dirancang untuk menyerap sinar matahari, yang kemudian diubah menjadi sumber energi bagi kendaraan di atasnya.
Proyek jalur sepeda tenaga surya bernama SolaRoad itu dibuat dari modul beton yang ditanam dengan panel surya yang dibungkus dalam kaca tempered. Untuk mencegah kecelakaan, kaca tersebut dilapisi lagi dengan bahan anti-selip khusus.
Saat ini listrik yang dihasilkan sel-sel surya disalurkan ke jaringan nasional. Tapi di masa depan, Belanda mulai berpikir untuk menggunakan energi tersebut untuk menyalakan lampu listrik di jalan-jalan.
Sten de Wit, seorang ahli fisika yang membantu pengembangan proyek tersebut, menjelaskan, dengan teknologi ini, sepeda dan mobil listrik akan dapat mengisi bahan bakar menggunakan charger yang ada di jalan atau jalur sepeda.
" Di Belanda kami memiliki jalan sepanjang 140 ribu kilometer (km) yang jika dihitung lebih panjang dari semua atap di negara ini jika digabungkan," kata De Wit kepada AFP seperti dikutip Emirates247, Sabtu, 15 November 2014.
Khusus untuk sepeda, Belanda memiliki jalur sepeda sepanjang 25 ribu km.
De Wit berharap bisa segera merealisasikan proyek tersebut tidak hanya di jalur sepeda tapi juga di jalan raya.
" Jalur tersebut bekerja 16 hari dan mampu menghasilkan listrik 140 kilowatts," ujar juru bicara SolaRoad, Jannemieke van Dieren.
Untuk mewujudkan ambisi ini, proyek besar ini menelan dana US$ 3,7 juta. Sebagian besar untuk riset. Namun SolaRoad menolak menyebut tarif per kilometernya.
Sebagai uji coba, Menteri Perekonomian Belanda Henk Kamp bersepeda sepanjang 70 meter di jalur khusus sepeda d utara Amsterdam pada Rabu.
" Belanda sangat ambisius dengan energi terbarukan. Inovasi ini adalah bagian dari itu," Kamp.
Negara kecil berpenduduk 18 juta tersebut berharap penggunaan energi terbarukan mencapai tiga kali lipat pada 2020. Dan Belanda diharapkan menjadi negara ramah energi pada 2050.
SolaRoad akan diuji selama dua tahun yang diperkirakan akan dipakai sekitar 2000 pengguna setiap hari. Jalan dengan tenaga surya akan tersedia secara komersial di Belanda dalam waktu 5 tahun ke depan seiring dengan bertumbuhnya sepeda dan mobil listrik.
" Kami sangat yakin bahwa dalam lima tahun kita akan memiliki produk yang dapat diterapkan dalam skala besar," kata De Wit. (Ism)
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes