Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

News | Kamis, 15 Oktober 2026 08:00

Reporter : Abidah

Bagian bulan sabit kuku atau lunula berwarna merah dapat berkaitan dengan berbagai kondisi kesehatan, mulai dari gagal jantung, sirosis hati, hingga rheumatoid arthritis.

DREAM.CO.ID - Perubahan kecil pada kuku sering kali luput dari perhatian. Padahal, bagian kuku yang tampak seperti bulan sabit di pangkalnya atau disebut lunula dapat berubah warna ketika terjadi masalah tertentu di dalam tubuh. Salah satu perubahan yang jarang terjadi adalah lunula yang semula berwarna putih berubah menjadi kemerahan.

Sebuah tinjauan terhadap sejumlah laporan kasus menemukan bahwa lunula berwarna merah dapat berkaitan dengan berbagai kondisi kesehatan, mulai dari gagal jantung, sirosis hati, hingga rheumatoid arthritis. Temuan tersebut dimuat dalam American Journal of the Medical Sciences dan disusun oleh peneliti dari Rutgers New Jersey Medical School.

Lunula merupakan bagian berbentuk setengah lingkaran di pangkal kuku. Bagian ini berperan dalam pembentukan sel-sel baru yang mengandung keratin. Sel-sel tersebut kemudian bergerak ke depan, mengeras, dan membentuk kuku. Lunula biasanya paling mudah terlihat pada ibu jari tangan dan ibu jari kaki.

Menurut tinjauan tersebut, lunula secara normal berwarna putih dan hanya jarang berubah menjadi merah. Ketika perubahan ini terjadi, kondisi tersebut dapat menjadi petunjuk adanya masalah kesehatan yang tidak terlihat secara langsung. Namun, para peneliti menekankan bahwa hubungan antara perubahan warna tersebut dan penyakit tertentu belum sepenuhnya dipahami.

“Meski penyebab pastinya masih belum jelas, lunula merah dapat mencerminkan aktivitas penyakit sistemik maupun kelainan lokal seperti tumor di bawah kuku,” tulis para peneliti dalam kajian tersebut.

2 dari 3 halaman

Berbagai laporan kasus yang ditinjau menunjukkan bahwa lunula merah pernah ditemukan pada orang dengan penyakit kardiovaskular, gangguan autoimun, penyakit reumatologi, kelainan darah, hingga masalah dermatologis. Kondisi lain seperti alopecia areata dan keracunan karbon monoksida juga pernah dilaporkan berkaitan dengan perubahan tersebut.

Meski demikian, lunula merah bukan berarti seseorang pasti mengalami penyakit tertentu. Tidak semua orang dengan penyakit yang disebutkan memiliki lunula merah, dan orang yang mengalami lunula merah juga belum tentu memiliki penyakit yang mendasarinya.

Hal lain yang penting adalah jumlah kuku yang mengalami perubahan. Menurut tinjauan tersebut, penyakit sistemik lebih mungkin dipertimbangkan ketika lunula merah terlihat pada beberapa kuku sekaligus. Sebaliknya, jika perubahan hanya muncul pada satu kuku, masalah lokal di bawah kuku lebih sering menjadi penyebab.

3 dari 3 halaman

Masalah lokal tersebut dapat berupa infeksi pada dasar kuku, perdarahan di bawah kuku, atau tumor subungual. Karena itu, perubahan pada satu kuku tidak serta-merta dapat disebut sebagai lunula merah yang berkaitan dengan penyakit sistemik.

Para peneliti menduga perubahan tersebut mungkin berkaitan dengan pelebaran pembuluh darah kapiler di bawah kuku atau capillary vasodilation. Pelebaran pembuluh darah kecil ini meningkatkan aliran darah sehingga bagian lunula terlihat lebih merah.

Dalam kajian tersebut juga disebutkan sebuah pemeriksaan sederhana yang dapat dilakukan dokter. Ketika bagian lunula yang memerah ditekan, warnanya dapat berubah menjadi putih jika pelebaran kapiler memang berperan dalam perubahan warna tersebut. Temuan ini dapat menjadi petunjuk untuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap sistem pembuluh darah.

Para peneliti menyebut perubahan pada lunula sebagai tanda klinis yang mudah terlewat karena jarang terjadi. Mereka menganjurkan agar dokter mempertimbangkan kemungkinan penyakit sistemik atau dermatologis ketika menemukan lunula merah.

Dengan kata lain, kuku memang bukan alat diagnosis penyakit. Namun, perubahan yang tidak biasa, terutama jika muncul pada beberapa kuku sekaligus, dapat menjadi alasan untuk memeriksakan kondisi kesehatan secara lebih menyeluruh.

{NATIVE VIDEO TOP}
Join Dream.co.id