Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa

News | Rabu, 14 Oktober 2026 12:00

Reporter : Abidah

Celebes awalnya digunakan untuk menyebut wilayah sebelah utara pulau Sulawesi hingga kemudian berkembang menjadi sebutan untuk seluruh pulau.

DREAM.CO.ID - Jika membuka peta-peta lama atau membaca catatan perjalanan bangsa Eropa tentang Nusantara, nama Sulawesi mungkin sulit ditemukan. Sebagai gantinya, nama yang lebih sering muncul adalah Celebes. Nama tersebut bahkan bertahan selama berabad-abad dan masih digunakan dalam berbagai nama organisasi, lembaga, hingga istilah sejarah. Lalu, dari mana sebenarnya nama Celebes berasal?

Jawabannya ternyata tidak sesederhana perubahan nama dari satu bahasa ke bahasa lain. Asal-usul Celebes masih menjadi bahan perdebatan di kalangan sejarawan. Salah satu jejak paling awal yang penting berasal dari pelaut dan penulis Portugis pada awal abad ke-16.

Dalam buku Paths and Rivers, disebutkan bahwa pelaut Portugis Tomé Pires menggunakan istilah Celebes dalam tulisan Suma Oriental, yang disusun sekitar 1512–1515. Pires menyebut bagian paling utara Semenanjung Minahasa dengan istilah “Punta de Celebres”. Namun, pada masa itu, orang Eropa belum memahami bahwa wilayah Makassar di selatan dan Minahasa di utara sebenarnya merupakan bagian dari satu pulau besar.

Karena itu, Celebes pada awalnya belum menjadi nama untuk seluruh Pulau Sulawesi. Dalam peta-peta Eropa pada masa awal, bagian-bagian Sulawesi bahkan masih digambarkan sebagai pulau-pulau yang berbeda. Baru beberapa dekade kemudian istilah Celebes digunakan untuk merujuk pada keseluruhan pulau.

2 dari 3 halaman

Salah satu teori menyebut nama tersebut berkaitan dengan istilah yang digunakan masyarakat di kawasan utara Sulawesi. Paths and Rivers mencatat bahwa Pires menyebut “Punta de Celebres” sebagai “Point of Currents”. Istilah tersebut dikaitkan dengan bahasa masyarakat Sangirese, yang memiliki kata sellirwe yang berarti arus atau aliran. Artinya, Celebes mungkin berhubungan dengan istilah lokal yang kemudian dituliskan dan disesuaikan oleh orang Portugis. Namun, sumber yang sama menegaskan bahwa asal-usul nama tersebut tetap menjadi teka-teki.

Ada pula penjelasan lain yang berkembang dalam historiografi Indonesia. Sebuah kajian yang diterbitkan dalam Jurnal Kebudayaan Islam menyebut bahwa kartografer Portugis Nicholas Desliens, dalam peta tahun 1541, mencantumkan nama “Ponta dos Celebres”, yang diterjemahkan sebagai “Tanjung Orang-orang Termasyhur”. Nama tersebut kemudian disebut berkembang menjadi sebutan bagi Pulau Sulawesi secara keseluruhan.

Menariknya, masyarakat Sulawesi sendiri tampaknya tidak sejak awal memiliki satu nama yang digunakan untuk seluruh pulau. Paths and Rivers mencatat bahwa orang Bugis yang telah lama mengenal berbagai wilayah Sulawesi menggunakan nama kerajaan atau kelompok masyarakat untuk menyebut bagian-bagian pulau tersebut. Jadi, gagasan tentang satu nama untuk seluruh pulau juga berkaitan dengan cara orang luar memetakan dan memahami wilayah Sulawesi.

Sementara itu, nama Sulawesi memiliki sejarah yang berbeda. Salah satu teori populer menghubungkannya dengan kata sula yang berarti pulau dan besi, berkaitan dengan perdagangan bijih besi dari kawasan sekitar Danau Matano, Luwu Timur. Namun, asal-usul nama Sulawesi sendiri juga memiliki sejumlah penafsiran dan tidak sesederhana satu etimologi yang sudah pasti.

3 dari 3 halaman

Yang jelas, pergantian penggunaan Celebes menuju Sulawesi berlangsung secara bertahap. Menurut Paths and Rivers, istilah Sulawesi mulai menggantikan Celebes di kalangan nasionalis Indonesia pada dekade 1920-an dan 1930-an, kemudian menjadi penggunaan yang lebih umum pada dekade 1940-an.

Meski nama Sulawesi kini menjadi istilah resmi dan sehari-hari, Celebes tidak benar-benar hilang. Nama itu masih muncul dalam berbagai peninggalan sejarah. Pemerintah Hindia Belanda, misalnya, pernah menggunakan istilah Gouvernement Celebes en Onderhoorigheden untuk pemerintahan Sulawesi dan daerah taklukannya. Bahkan Museum Celebes didirikan di Makassar pada 1938.

Nama Celebes, dengan demikian, bukan sekadar nama lama Sulawesi. Ia merupakan jejak dari perjumpaan antara masyarakat lokal, pelaut Portugis, pemetaan Eropa, perdagangan, dan perubahan cara dunia luar mengenali sebuah pulau. Dari istilah yang awalnya hanya merujuk pada bagian tertentu di utara Sulawesi, Celebes kemudian berkembang menjadi nama yang selama berabad-abad digunakan untuk menyebut salah satu pulau terbesar di Nusantara.

{NATIVE VIDEO TOP}
Join Dream.co.id