Wudhu dengan Makeup Masih Menempel Sempurna, Sahkah?

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 24 Oktober 2022 06:01
Wudhu dengan Makeup Masih Menempel Sempurna, Sahkah?
Ada hal yang harus diperhatikan, yaitu jenis makeup yang digunakan.

Dream - Makeup selalu jadi andalan kaum perempuan untuk membuat tampilan wajah lebih segar dan meningkatkan kepercayaan diri. Baik ke kampus maupun ke kantor atau aktivitas lain rasanya ada yang kurang jika tak mengenakan makeup.

Bagi para muslimah saat mengenakan makeup dan sudah datang waktu solat, pastinya harus segera wudhu. Lalu apakah wudhu sah dengan makeup yang kondisinya masih menempel sempurna di wajah?

Dikutip dari BincangSyariah, ada dua hal yang perlu diperhatikan untuk status hukum wudhu ketika pakai makeup, sebagaimana berikut. Seluruh ulama fikih sepakat bahwa wajib bersesuci menggunakan air yang suci dan mensucikan. Hal ini didasarkan kepada penggalan firman Allah SWT dalam surah Al-Anfal ayat 11:

Al Anfal ayat 11© Bincang Syariah


Artinya: “ Dan diturunkan air dari langit kepada kalian yang dapat digunakan untuk bersesuci”. (Q.S Al-Anfal: 11)

1 dari 6 halaman

Menurut jumhur ulama (selain mazhab Hanafi), status air yang bercampur dengan benda suci adalah dirinci. Jika benda suci lain tersebut tidak bisa terlepas dari air maka air tetap dihukumi suci dan mensucikan, seperti lumut yang berada di tempat diam atau lewatnya air. Bila termasuk benda yang bisa terlepas dari air – seperti bubuk kopi dan lainnya – maka hukum airnya dirinci. Jika perubahannya sedikit maka air tetap dihukumi suci dan mensucikan, sebagaimana sebaliknya.

Beda halnya menurut mazhab Hanafi. Dalam pandangan mereka, status air yang bercampur dengan benda suci adalah suci dan mensucikan selama pencampuran tersebut tidak melalui proses direbus dan kadar air lebih mendominasi dari pada benda suci yang mencampurinya. (Wahbah al-Zuhaili, al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh, jus 1, hal 229)

Mengingat makeup yang biasa digunakan kaum muslimah termasuk benda yang suci, status hukum air wudu yang terkena makeup di wajah kembali kepada ulasan dan rincian pandangan dua ulama di atas.

Bila mengikuti mazhab jumhur maka dirinci. Jika perubahan air yang terkena kosmetik tersebut dinilai sebagai perubahan yang sedikit maka air yang mengenai wajah tetap dihukumi suci dan mensucikan, sebagaimana sebaliknya.

2 dari 6 halaman

Sedangkan jika ikut mazhab Hanafi, maka status hukum air wudu yang terkena alat-alat kosmetik di wajah adalah tetap suci dan mensucikan selama kadar air yang mengenai wajah lebih banyak dari pada kadar kosmetiknya.

Seluruh ulama fikih sepakat bahwa salah satu syarat sah wudu adalah tidak ada benda yang menghalangi sampainya air kepada anggota badan yang dibasuh ataupun diusap, seperti tinta dan lainnya. (Wahbah al-Zuhaili, al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh, jus 1, hal 341)

Maka hukum wudu ketika wajah masih dihiasi oleh masih melihat kepada realita dari makeup itu sendiri. Apakah makeup tersebut menghalangi sampainya air kepada wajah atau tidak?

Ada makeup yang water-resistant ada juga yang waterproof. Jika makeup yang dipakai termasuk dari jenis makeup yang kandungan formulanya berat atau tebal maka makeup tersebut menjadi penghalang air wudu, sehingga hukum wudunya tidak sah, melainkan harus menghilangkan makeup-nya terlebih dahulu. Sedangkan, jika termasuk dari jenis yang kandungan formulanya lebih ringan maka makeup tersebut tidak menjadi penghalang air wudu, sehingga tetap sah wudunya.

Penjelasan selengkapnya baca di sini.

3 dari 6 halaman

Haruskah Memakai Tabir Surya Setelah Berwudhu?

Dream - Tidak sedikit perempuan yang masih bingung dengan perawatan sebelum dan setelah wudhu. Pasalnya, masih banyak yang belum mengetahui kondisi wajah sebelum maupun setelah terkena air.

Apakah makeup harus dihapus terlebih dulu agar lebih aman untuk kulit dan tidak mengganggu air wudhu? Haruskah memakai skincare kembali setelah wajah terkena air?

Sebelum mengambil wudhu, kamu harus memastikan wajah bersih dari hal yang dapat menghalangi kulit dari air, seperti makeup waterproof atau cat kuku agar wudhunya tetap sah. Setelah itu, kamu bisa mengambil wudhu seperti biasa dan salat.

4 dari 6 halaman

Perbandingan Sunscreen Sebelum dan Setelah Wudhu© Instagram @dr.yessicatania

Foto: Instagram @dr.yessicatania

Saat berwudhu, sebagian skincare akan terhapus. Termasuk tabir surya. Berdasarkan unggahan Dokter Kulit, Yessica Tania, chemical sunscreen akan tampak berwarna hitam pekat pada kamera UV ketika baru diaplikasikan. Sementara physical sunscreen berwarna abu-abu pekat.

5 dari 6 halaman

Perbandingan Sunscreen Sebelum dan Setelah Wudhu© Instagram @dr.yessicatania

Foto: Instagram @dr.yessicatania

Namun setelah terkena air wudhu, warna kedua sunscreen tampak memudar dan tidak merata dilihat dari kamera UV. Ini menunjukkan bahwa kamu harus menggunakan tabir surya kembali setelah berwudhu untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV. Apalagi, jika masih harus beraktivitas di depan layar gawai atau di bawah sinar matahari.

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More