Astaga! Penjual di UEA Jual Keripik Mengandung Babi

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 22 Februari 2017 13:44
Astaga! Penjual di UEA Jual Keripik Mengandung Babi
Keripik tersebut terpajang bebas di toko kelontong.

Dream - Masyarakat Sharjah, Uni Emirat Arab, dibuat heboh dengan beredarnya makanan ringan berupa kripik. Ini lantaran kripik tersebut terbuat dari bahan haram, kulit babi.

Makanan ringan tersebut ditemukan dijual di sebuah toko di Khor Fakkan. Atas temuan itu, pemerintah setempat segera menggelar investigasi terkait keberadaan produk makanan ringan tersebut.

" Hasil investigasi akan segera diluncurkan, dan produk telah diperiksa di laboratorium," ujar Direktur Kesehatan Khor Fakkan, Fawzia Rashid Al Qadi, dikutip dari harian setempat.

Fawzia menjelaskan produk-produk yang dilarang itu telah ditarik dari peredaran. Selain itu, tindakan tegas juga telah dijalankan agar toko yang bersangkutan tidak lagi menjual produk haram.

Selain itu, kata Fawzia, tindakan hukum juga akan diambil untuk para pemasok yang jelas melanggar peraturan.

" Semua langkah hukum telah dijalankan. Pemilik toko telah didenda, dia juga menandatangani perjanjian tidak akan lagi menjual produk yang dilarang," ucap Fawzia.

Minuman beralkohol dan babi merupakan produk haram di Sharjah. Sesuai aturan di UEA, produk haram hanya boleh dipajang di bagian produk non-halal pada supermarket.

Aturan produk di Sharjah berbeda dengan di Dubai dan Abu Dhabi. Sharjah menerapkan larangan ketat pada produk minuman beralkohol dan babi.

Sementara Dubai dan Abu Dhabi membolehkan penjualan minuman beralkohol dan babi. Tetapi, harus ada izin penjualan untuk produk-produk tersebut.

Selain itu, pengelola supermarket diwajibkan menunjukkan karyawan khusus untuk menangani produk haram. Karyawan tersebut juga harus memiliki sertifikat kerja.

(Sumber: gulfnews.com)

Beri Komentar
Menu Berbuka Puasa Sehat dan Anti Ribet Ala Chef Deny Gumilang