Belanja Bahan Makanan Online, Amankah dari Covid-19?

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 30 Maret 2020 19:12
Belanja Bahan Makanan Online, Amankah dari Covid-19?
Simak penjelasannya.

Dream - Imbauan pemerintah agar tetap berada di rumah selama masa pandemi Covid-19, tentu kita harus mematuhinya. Hal ini demi memutus rantai penularan virus tersebut.

Salah satu hal yang menjadi tantangan adalah ketersediaan bahan makanan. Jika bahan makanan habis, tentu kita perlu keluar rumah untuk membelinya.

Dengan kemajuan teknologi, kini makanan bisa saja dibeli melalui e-commerce atau aplikasi untuk membeli bahan makanan secara online. Baik untuk membeli ikan, daging, sayuran, hingga kebutuhan lain seperti minyak dan beras.

Kita tinggal memesan melalui smartphone, bayar, lalu tunggu saja di rumah. Kurir akan datang mengantarkan. Mungkin muncul pertanyaan, apakah cara tersebut aman dari Covid-19? Jawabannya aman, tapi dengan syarat.

“ Virus tidak dapat ditularkan melalui makanan, tidak ada bukti sejauh ini bahwa COVID-19 ditularkan melalui makanan atau layanan makanan," kata Dr. Ian Williams, Chief of The Outbreak Response and Prevention Branch of The US Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

 

1 dari 7 halaman

Pastikan Cuci Tangan

CDC mengungkap bahwa mereka percaya virus corona tidak hidup di permukaan selama lebih dari 24 jam. Para ahli juga mengatakan bahwa kemungkinan bisa tertular virus corona apabila menyentuh tas belanjaan atau wadah yang dibawa oleh pekerja pengiriman sangat rendah.

Meskipun demikian, ada syarat yang harus selalu dilakukan. Setelah menerima belanjaan, cuci tangan dengan sabun dan air selama dua puluh detik. Kenakan sarung tangan ketika memegang kemasan makanan, dan hindari transaksi tunai.

 5 Kesalahan Fatal Saat Mencuci Tangan© MEN

" Ini terutama jika sangat khawatir, cuci atau bersihkan tangan setelah memegang apa pun yang menurut kamu mungkin terkontaminasi," ujar Don Schaffner, seorang spesialis ilmu makanan, mengatakan kepada CNN.

Laporan Cindy Azari/ Sumber: Martha Stewart

2 dari 7 halaman

Panduan Penting Mencuci Sayur Agar Bebas Virus Berbahaya

Dream - Pandemi Covid-19 secara global membuat kita harus lebih ekstra menjaga kebersihan. Terutama saat mengolah bahan pangan seperti sayur dan buah.

Belum ada penelitian khusus untuk mengetahui berapa lama virus Covid-19 bertahan di sayur dan buah mentah. Termasuk apakah penularan bisa terjadi lewat bahan mentah.

Sebagai langkah pencegahan penting bagi Sahabat Dream untuk melakukan proses pencucian sayur dan buah yang benar. Hal ini demi mengurangi risiko paparan virus yang bisa saja terjadi. Simak langkah-langkah berikut ini.

 Panduan Penting Mencuci Sayur Agar Bebas Virus Berbahaya© MEN

1. Bersihkan, pisahkan, masak, dan dinginkan.
Kita harus selalu berlatih empat langkah keamanan pangan untuk memastikan makanan aman untuk dikonsumsi. Saat menyiapkan makanan, sangat penting untuk selalu mencuci tangan selama 20 detik dengan air hangat dan sabun sebelum dan setelah menangani produk segar.

Pastikan untuk membersihkan meja dapur, termasuk pisau, wadah alat, dan talenan sebelum mulai memasak. Selain itu, pisahkan produk, unggas, daging, makanan laut, dan telur saatmemasak untuk menghindari kontaminasi silang.

Untuk membunuh virus dan bakteri, masak makanan pada suhu internal yang sesuai dan pastikan makanan di luar zona bahaya suhu (40 ° - 140 ° F) untuk jangka waktu yang lama. Dinginkan dan bekukan makanan dengan benar dalam waktu dua jam untuk mencegah pertumbuhan patogen yang berpotensi membahayakan.

 

3 dari 7 halaman

Buang yang Busuk dan Cuci di Bawah Air

2. Periksa jika ada yang rusak/ busuk
Periksa buah dan sayuran jika ada yang tampak busuk atau rusak. Jika memang ada yang busuk segera pisahkan. Untuk sayuran, buang selalu daun terluar seperti pada selada untuk mengurangi risiko kontaminasi. Terakhir, pastikan untuk membuang dan tidak mengkonsumsi produk yang terlihat busuk.

 Ragam Buah dan Sayuran yang Bisa Kembalikan Daya Tahan Tubuh © MEN

3. Bilas sayur/buah sebelum dipotong
Pastikan untuk mencuci sayur dan buah secara menyeluruh di bawah air mengalir sebelum dimakan atau diolah. Penting untuk dibilas sebelumnya (bahkan jika tidak berencana memakan kulitnya). Ini untuk menghindari memindahkan kotoran atau bakteri ke pisau atau meja dapur.

4 dari 7 halaman

Sayur dan Buah yang Tahan 1 Bulan Selama Social Distancing

Dream - Situasi seperti sekarang membuat kita harus meminimalisir keluar rumah. Termasuk ketika berbelanja kebutuhan pangan. Sebisa mungkin beli secara online atau jika memang ingin belanja buat perencanaan yang matang agar waktu untuk keluar rumah semakin sedikit.

Stok makanan yang tahan lama. Termasuk buah dan sayuran. Ada beberapa buah dan sayur yang sangat direkomendasikan karena bisa tahan selama 1 bulan, tapi juga bergantung pada cara penyimpanannya. Yuk, simak.

 © Dream

Apel
Apel dan pir bisa bertahan lebih lama daripada buah lainnya dan dapat disimpan hingga 4 bulan jika menyimpan dengan benar. Pada umumnya apel akan baik-baik saja jika disimpan di suhu sekitar 0 derajat celcius. Tetapi bagi apel jenis Honeycrisp, simpan di suhu 2 derajat celcius.

Jika ingin apel tahan selama berminggu-minggu, simpan di dalam kantong plastik, jauhkan dari sayuran karena gas etilen yang dihasilkan apel akan membuat sayuran cepat layu.

 

5 dari 7 halaman

Sayuran

Kol
Kol bisa bertahan hingga 2 bulan apabila terbungkus dengan plastik di lemari es. Namun sebagian besar salad hijau layu dalam beberapa hari karena kandungan airnya tinggi.

Wortel

 Konsumsi Wortel Agar Terhindar Stroke© MEN


Kunci agar wortel tahan lama adalah dengan mengeringkannya, karena wortel memiliki kelembapan tinggi yang menyebabkan wortel cepat busuk. Jika membeli wortel di dalam kantong plastik, masukkan tisu ke dalam kantong untuk menyerap kelembapan dan tukar jika sudah kusam. Hal ini bisa membuat wortel segar selama beberapa minggu hingga beberapa bulan.

 

6 dari 7 halaman

Bawang

Bawang Putih
Bawang putih bertahan paling lama disimpan pada suhu 15-18 derajat celcius dengan kelembapan sedang. Bawang putih juga akan baik-baik saja jika disimpan di lemari dapur yang gelap. Bisa juga disimpan di lemari es sampai ketika siap menggunakannya.

Bawang Bombay

 Dihindari Karena Bau Mulut, Begini Manfaat Ajaib Bawang Bombay untuk Kesehatan© MEN


Simpan bawang di daerah kering di mana suhunya tetap antara -1-10 derajat celcius dan bawang akan bertahan hingga satu tahun. Bawang juga dapat disimpan di dalam kantong mesh (kantong jaring) dan menyimpannya di lemari gelap akan mampu bertahan hingga satu bulan atau lebih.

 

7 dari 7 halaman

Kentang

 Cuma Makan Kentang Setahun, Astaga! Lihat yang Terjadi...© MEN

Suhu penyimpanan ideal untuk kentang adalah 4 derajat celcius. Kentang tidak menyukai cahaya karena dapat menyebabkan kentang berwarna hijau. Ruang bawah tanah biasanya menjadi tempat penyimpanan kentang yang sempurna sehingga mencegahnya cepat membusuk antara 2-4 bulan. Jauhkan kentang dari bawang dan apel, karena keduanya akan mengeluarkan gas yang mempercepat proses pembusukan.

Laporan Cindy Azari/ Sumber: Prevention

Beri Komentar