Bihun/ Foto: Shutterstock
Dream - Makan bakso, paling nikmat jika dicampur dengan mi putih yang bisa berupa soun atau bihun. Teksturnya yang lembut, membuat mi satu ini sangat enak saat disantap dengan diseruput bersama kuah.
Soun dan bihun seringkali dianggap sama, karena memang sangat mirip. Memiliki bentuk tipis dan warnanya putih. Dikutip dari KlikDokter.com, sebenarnya soun dan bihun merupakan dua jenis mi yang berbeda.
Jika Sahabat Dream belum tahu, berikut perbedaan soun dan bihun.
Bahan Dasar
Perbedaan utama dari soun dan bihun terletak pada bahan dasarnya. Soun terbuat dari pati kacang hijau, sedangkan bihun dibuat dari tepung beras. Dengan bahan dasar yang beda, hal ini juga mempengaruhi tekstur dan nilai gizinya.
Warna
Bila diperhatikan lebih detail, warna soun dan bihun tidak sama. Soun yang dibuat dari pati kacang hijau berwarna putih transparan, sedangkan bihun cenderung lebih kusam.
Tekstur soun lentur dan kuat ketika masih dalam bentuk kering. Namun, teksturnya akan berubah menjadi lebih tebal dan licin ketika sudah di rebus. Dalam bentuk kering, bihun memiliki tekstur yang rapuh dan mudah patah. Sementara itu, tekstur dan warnanya tidak berubah walaupun telah matang.

Cara Mengolah
Perbedaan bihun dan soun juga terletak pada cara mengolahnya. Pada proses pengolahannya, soun yang direndam di air panas memerlukan waktu sekitar 5-15 menit sampai mie tersebut matang. Sedangkan bihun memerlukan waktu yang lebih sedikit untuk dimasak dibandingkan soun, yaitu 5-7 menit.
Kandungan gizi
Untuk soun dari takaran 180 gram, mengandung 121 gram karbohidrat, 14 miligram natrium dan 291 kalori. Sementara pada bihun, mengandung 192 kalori, 33 miligram natrium, dan 44 gram karbohidrat. Keduanya juga sama-sama mengandung vitamin B kompleks dan mineral berupa fosfor, kalsium, dan magnesium, tetapi dalam jumlah yang sedikit.
Penjelasan selengkapnya baca di sini.
Dream - Buat kamu para pecinta K-drama pasti sering merasa tergiur ketika melihat para pemeran menyantap mi yang terlihat sangat lezat. Mi memang merupakan salah satu makanan pokok di Korea.
Di Korea, mi umumnya dibuat dari pati ubi jalar, tepung terigu, soba, tepung jagung, tepung beras, dan tepung biji-bijian tertentu. Pilihan mi di Korea memang sangat beragam, baik rasa dan teksturnya.
Secara umum, hidangan mi Korea merupakan variasi dari daging, ayam, kaldu, sayuran, dan mi yang digunakan. Ada tiga mi yang sangat populer di Korea karena kelezatannya dan kerap muncul di drakor.
1. Mi dingin Korea (mul naengmyun)

Naeng myun (atau naengmyoen) adalah hidangan mi dingin Korea yang terbuat dari mi soba tipis yang memiliki tekstur sedikit kenyal. Mi ini biasanya disajikan dengan telur, daging, sayuran, kaldu dingin yang gurih dan cuka.
Meskipun sekarang menjadi hidangan musim panas di Korea Selatan, asal-usulnya mi ini berasal dari pegunungan Korea Utara sebagai makanan pokok musim dingin. Soba tumbuh dengan baik di dataran tinggi, menjadi hidangan penting bagi orang Korea yang tinggal di iklim gunung yang keras. Hidangan ini juga bagus jika kamu sedang diet bebas gluten.

Japchae adalah salah satu hidangan mi paling populer di Korea, dan menjadi salah satu hidangan yang diterima orang Barat dengan mudah. Dasar hidangan ini adalah campuran mi, kecap, bawang putih, dan minyak wijen.
Hidangan ini menggunakan mi kaca, yang bisa terbuat dari kacang hijau atau ubi jalar. Kedua jenis mi menyerap banyak rasa, dan biasanya dicampur dan menambahkannya dengan sayuran atau daging sesuai selera. Bahan-bahan yang dapat kamu gunakan untuk membuat Japchae adalah brokoli, bayam, kubis, wortel, bawang, paprika merah, jamur shitake, dan irisan daging sapi.

Mi Korea dengan saus kacang hitam (Jajangmyeon) adalah salah satu hidangan mi paling populer di Korea. Mi ini memiliki cita rasa yang lezat tetapi murah untuk dibeli atau dibuat, karena merupakan makanan rumahan favorit.
Hidangan ini merupakan adaptasi dari hidangan mi kacang hitam Cina dengan nama yang sama. Versi Korea dari hidangan ini dibuat dengan saus gelap yang terbuat dari pasta kacang hitam yang mengandung karamel dan kedelai panggang.
Laporan: Anzila Riskia Putri/ The Spruce Eats
Buat kamu yang berjualan makanan atau suka memesan makanan secara online, bisa tengok ManisdanSedap.com. Selain membantu penggemar kuliner menemukan dan memesan beragam menu favorit, platform ini juga membantu para pemilik UMKM untuk menampilkan jualan mereka sebagai 'etalase'.
Lengkap dengan tombol pembelian langsung menuju ke nomor whatsapp Seller, pembeli dapat berinteraksi dengan Seller dan melakukan transaksi terpisah dari platform. Yuk, bikin usaha kuliner rumahanmu makin dikenal dengan ikutan gabung ke ManisdanSedap.com!