Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pekerja Asing Di Timur Tengah
Dream - Sebuah survei yang dilakukan Mercer, melaporkan kota-kota di Afrika, Eropa, dan Asia adalah wilayah-wilayah dengan biaya hidup paling mahal bagi para tenaga kerja asing (ekspatriat). Kondisi ini terjadi karena fluktuasi mata uang dan dampak inflasi terhadap barang dan jasa.
Mengutip laporan Cost of Living Center 2014 yang dikeluarkan Mercer, dua kota di Afrika menduduki peringkat teratas daftar kota yang paling mahal bagi ekspatriat. Meskipun tidak terlalu terkenal sebagai kota kaya, Luanda di Angola adalah kota yang paling mahal di dunia dua tahun berturut-turut dalam survei Mercer disusul kota N'Djamena di Chad.
Kota-kota Eropa dan Asia juga terus mendominasi sebagai kota termahal. Dengan Hong Kong di tempat ketiga, diikuti oleh Singapura, Zurich, dan Jenewa dan terakhir Tokyo.
Survei Mercer adalah salah satu survei tingkat global yang paling komprehensif. Ini dirancang untuk membantu perusahaan-perusahaan multinasional dan pemerintah menentukan tunjangan kompensasi bagi karyawan ekspatriat mereka. New York digunakan sebagai kota dasar perbandingan dan pergerakan mata uang diukur terhadap dolar AS.
Survei ini mencakup 211 kota di lima benua dan mengukur biaya komparatif lebih dari 200 item di setiap lokasi, termasuk perumahan, transportasi, makanan, pakaian, barang rumah tangga, dan hiburan.
"Pemeringkatan di berbagai wilayah dipengaruhi oleh peristiwa dunia terbaru, termasuk gejolak ekonomi dan politik, yang mengakibatkan fluktuasi mata uang, inflasi biaya untuk barang dan jasa, dan volatilitas harga akomodasi," kata Ed Hannibal, Partner and Global Leader untuk Mercer.
Kota-kota lain yang muncul dalam daftar 10 kota termahal untuk ekspatriat versi Mercer adalah Bern, Moskow, dan Shanghai.
Dari hasil penelusuran Dream.co.id, setidaknya terdapat 40 kota dari negara muslim yang masuk dalam survei Mercer kali ini. Dari deretan kota muslim anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) itu, pemuncak tertinggi sebagai kota dengan biaya hidup termahal bagi ekspatriat dihuni oleh dua kota di Negeria yaitu Lagos dan Abuja. Menguntit di belakangnya adalah dua kota di Kamerun yaitu Douala dan Yoounde.
Berikut adalah kota-kota ternama dari negara muslim dengan biaya hidup termahal di dunia:
1. Beirut, Lebanon
Peringkat diantara negara OKI: 6
Peringkat di dunia: 64
2. Dubai, Uni Emirat Arab
Peringkat diantara negara OKI: 7
Peringkat di dunia: 67
3. ABu Dhabi, Uni Emirat Arab
Peringkat diantara negara OKI: 68
Peringkat di dunia: 8
4. Bandar Sri Begawan, Brunei Darussalam
Peringkat diantara negara OKI: 9
Peringkat di dunia: 81
5. Casblanca, Maroko
Peringkat diantara negara OKI: 16
Peringkat di dunia: 107
6. Riyadh, Arab Saudi
Peringkat diantara negara OKI: 18
Peringkat di dunia: 122
7. Kuala Lumpur, Malaysia
Peringkat diantara negara OKI: 19
Poringkat di dunia: 115
8. Dhaka, Bangladesh
Peringkat diantara negara OKI: 20
Peringkat di dunia: 117
9. Jakarta, Indonesia
Peringkat diantara negara OKI: 22
Peringkat di dunia: 119
10. Istanbul, Turki
Peringkat diantara negara OKI: 25
Peringkat di dunia: 135
(Ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?