Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Tanggal 19 Desember 2016, Bank Indonesia Akan Menerbitkan Uang Baru Bergambar Pahlawan.
Dream – Bank Indonesia (BI) akan merilis satu set uang rupiah baru pada 19 Desember 2016. Uang ini terdiri atas 7 pecahan uang kertas dan 4 uang logam dengan gambar pahlawan.
Dilansir dari setkab.go.id, Kamis 15 Desember 2016, Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI Suhaedi mengatakan, ada beberapa uang rupiah yang segera diterbitkan bank sentral.
Uang-uang itu yakni uang kertas nominal Rp100 ribu, Rp50 ribu, Rp20 ribu, Rp10 ribu, Rp5 ribu, Rp2 ribu, dan Rp1.000. Untuk uang logam, pecahan yang diterbitkan adalah Rp1.000, Rp500, Rp200, dan Rp100.
Saat uang ini dikeluarkan, kata Suhaedi, uang yang lama tetap berlaku. Nantinya BI akan mengumumkan pecahan mana dan emisi kapan yang akan ditarik secara bertahap.
Dicontohkan, BI sudah mengumumkan yang mana yang akan ditarik, masyarakat yang memegang uang itu bisa menukar yang tersebut dalam jangka waktu 5 tahun di seluruh bank di Indonesia.
Setelah periode 5 tahun, masyarakat tetap bisa menukarkan uang lama di BI di cabang-cabang di seluruh Indonesia dalam jangka waktu 10 tahun setelah pengumuman.
“Jadi, kami melakukan survei ke seluruh wilayah Indonesia, sampai pecahan mana yang masih dibutuhkan secara banyak,” kata dia di Jakarta. (Ism)
© Dream
Dream - BI akan memperkuat pengamanan pada uang cetakan baru ini. Tujuannya untuk mencegah ada unsur penipuan.
“Uang baru tersebut akan dilengkapi dengan unsur pengaman yang lebih kuat untuk menanggulangi peredaran uang palsu, antara lain penguatan unsur pengaman lewat color shifting, rainbow feature, latent image, ultra violet feature, tactile effect, dan rectoverso.
Dari sisi color shifting, apabila dilihat dari sudut pandang yang berbeda, akan terjadi perubahan warna secara kontras.
Dari sisi rainbow feature, apabila dilihat dari sudut pandang tertentu akan muncul gambat tersembunyi multi warna berupa angka nominal
Dari sisi latent image, apabila dilihat dari sudut tertentu akan muncul gambar tersembunyi berupa teks BI pada bagian depan dan angka nominal pada bagian belakang. Dari sisi ultra violet feature (level 2), dilakukan penguatan desain UV feature yanh memendar menjadi dua warna di bawah sinar UV. Dari sisi rectoverso, apabila diterawang akan terbentuk gambar saling isi berupa logo BI.
Tak hanya itu, desain uang tahun emisi (TE) 2016 dilakukan dengan penyempurnaan fitur kode tuna netra (blind code) dengan melakukan perubahan desain pada bentuk kode tuna netra berupa efek rabaan (tactile effect) untuk membantu membedakan antar pecahan dengan lebih mudah.
“Pada saat kita mendesain uang baru ini, kita bertemu dengan lebih dari 10 orang. Kemudian kita uji cobakan. Mereka alhamdulillah bisa dengan cepat membedakan,” kata dia. (Ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari