Waspada! 5 Hal Ini Bikin Ludes Uang Gajian...

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 4 Juli 2016 13:31
Waspada! 5 Hal Ini Bikin Ludes Uang Gajian...
Tanpa sadar, kelimanya membuat kita tak bisa berhemat.

Dream - Ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari dalam bekerja. Sebab, mereka bisa membuat karyawan boros dalam membelanjakan uangnya.

Dilansir dari Business Insider, sebuah survei dari CareerBuilder menyebut lebih dari 3 ribu karyawan membelanjakan uang sebesar rata-rata US$276 (Rp3,72 juta) per bulannya atau US$3.300 per tahun (Rp44,57 juta) untuk pergi kerja.

Sebanyak 1 dari 5 pekerja (19 persen) dalam survei menyebut biaya itu untuk mencari pekerja. Sementara itu ada 27 persen yang bilang biaya kerja mereka sebesar lebih dari US$200 (Rp2,7 juta).

Kepala bagian Sumber Daya Manusia di CareerBuilder, Rosemary Haefner, menyebut biaya untuk membeli camilan dan makan siang adalah biaya yang kerap dikeluarkan selama bekerja. Sebut saja biaya untuk membeli cupcakes dan kopi.

" Anda bisa membawa sendiri bekal makan siang setiap hari dan berhenti membeli kopi," kata Haefner.

Tak hanya itu, dia menyarankan karyawan agar membeli pakaian-pakaian yang harganya murah untuk bekerja.

" Mengatur biaya-biaya itu bisa menolong pos keuangan yang lainnya, misalnya ongkos transportasi dan pengasuhan anak. Itu pos yang tidak bisa digantikan," kata Haefner.

Berikut ini adalah tujuh hal yang bisa membuat seorang karyawan menjadi boros.

1. Kendaraan pribadi

Ada 84 persen pekerja yang bekerja naik mobil sendiri. Sekitar 37 persen di antaranya mengeluarkan uang US$25/Rp337,68 ribu (untuk bahan bakar gas (BBG) lebih dari seminggu dan 63 persen mengeluarkan uang kurang dari US$25 untuk BBG selama seminggu.

2. Transportasi publik

Menurut survei, ada 7 persen karyawan yang bekerja dengan angkutan umum. Ada 47 persen di antaranya yang menghabiskan lebih dari US$25/Rp337,68 ribu untuk ongkos transportasi dalam seminggu.

3. Makan siang

Survei CareerBuilder mengatakan, ada 72 persen karyawan yang membawa bekal makan siang ke kantor. Tapi, 50 persen dari mereka, menghabiskan US$25 (Rp337,68 ribu) untuk membeli makanan untuk bekal mereka.

4. Pengasuhan anak

Survei tersebut menyebut, 29 persen karyawan yang punya anak 18 tahun ke bawah, menghabiskan uangnya untuk pengasuhan anak dan 36 persen di antaranya menghabiskan uang US$500 atau Rp6,75 juta per bulan untuk pengasuhan anak.

5. Kopi

Sebanyak 49 karyawan menghabiskan uang untuk membeli kopi selama sepekan dalam bekerja. Ada 71 persen karyawan yang mengeluarkan uang kurang dari US$10 untuk membeli kopi, 25 persen yang mengeluarkan uang US$10-25 (Rp135,07 ribu-337,68 ribu), dan 3 persen yang mengeluarkan uang lebih dari US$25 (Rp337,68 ribu).

6. Pakaian, sepatu, dan aksesori

Haefner mengatakan ada 47 persen karyawan menghabiskan lebih dari US$250 (Rp3,37 juta) untuk membeli pakaian, sepatu, dan aksesori.

7. Biaya mencari pekerjaan

Dikatakan ada 27 persen pekerja yang menghabiskan uang sebesar US$200 (Rp2,7 juta) untuk mencari pekerjaan. Uang tersebut digunakan untuk membeli pakaian, ongkos transportasi, biaya mencetak surat lamaran dan CV, serta ongkos travel.

(Ism)

Beri Komentar