Menteri PPN, Bambang Brodjonegoro (dua Dari Kiri) Menyebut Aset Keuangan Syariah Indonesia Mencapai Rp1.337 Triliun. (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafian)
Dream – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Bambang P. S. Brodjonegoro, mengatakan, saat ini aset keuangan syariah di Indonesia mencapai US$95 miliar, sekitar Rp1.337,88 triliun.
“ Pangsa pasarnya 8,3 persen. Jadi, di atas 5 persen,” kata Bambang di Jakarta, Kamis 17 Oktober 2019.
Menurut dia, aset perbankan syariah tercatat mencapai Rp500 triliun. Perbankan syariah inilah yang menjadi ujung tombak dari keuangan syariah di Indonesia.
Berdasarkan roadmap keuangan syariah yang sudah ditetapkan pada 14 Mei 2019 lalu, kata Bambang, ada empat pokok utama yang harus dikerjakan. Pertama mengenai penguatan rantai nilai halal.
Ke dua menguatkan perbankan syariah, menguatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta menguatkan ekonomi digital. “ Kami mengharapkan peran ekonomi syariah makin besar dalam perekonomian Indonesia,” kata dia.