Bank Ini Perkuat Cabang dari Cayman Island hingga Timor Leste

Reporter : Ramdania
Selasa, 2 September 2014 18:00
Bank Ini Perkuat Cabang dari Cayman Island hingga Timor Leste
Setiap perusahaan pasti memiliki rencana bisnis sesuai target yang ingin dicapainya. Kali in, sebuah bank pelat merah memilih untuk memperkuat kantor cabangnya di luar negeri. Apa penyebabnya?

Dream - Bank Mandiri akan memperkuat kantor luar negeri untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan transaksi perdagangan Indonesia di dunia internasional. Saat ini, jaringan kantor cabang di luar negeri Bank Mandiri menyebar di berbagai negara seperti Singapura, Hong Kong, Tiongkok, Cayman Islands, Timor Leste dan perusahaan anak di London dan Malaysia.

Seperti dikutip dari keterangan pers Bank Mandiri, Selasa, 2 September 2014, Direktur Treasury, Financial Institutions dan Special Asset Management Bank Mandiri Royke Tumilaar menyatakan keberadaan kantor Bank Mandiri di luar negeri diharapkan dapat menunjang perluasan jaringan bisnis perusahaan dari Indonesia ke pusat keuangan internasional.

Selain itu, kantor tersebut juga difungsikan untuk meningkatkan kontribusi pada program pemerintah untuk mempromosikan ekspor Indonesia, dengan menyediakan jasa perbankan yang dapat memperlancar perdagangan maupun pelaksanaan proyek transnasional yang ditangani oleh pengusaha Indonesia.

“ Melalui kantor di luar negeri ini, kami akan dapat merintis bisnis dan mengembangkan peluang kerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang berada di negara tempat kantor kami berada ataupun perusahaan dari negara lainnya yang berminat melakukan perdagangan dan penanaman modal di Indonesia serta sebaliknya,” ujar Royke.

Bank Mandiri, lanjut Royke, selalu mendukung Indonesian related clients melalui cross border transactions and operations dalam mengembangkan bisnisnya yang semakin global. Untuk itu, melalui kantor di luar negeri, Bank Mandiri akan fokus pada funding, trade finance, layanan treasury, investment banking dan bilateral lending khususnya kepada Indonesian related companies.

Hingga Juni 2014, kantor cabang luar negeri Bank Mandiri mencatatkan perkembangan bisnis yang baik di tengah kondisi ekonomi yang kurang mendukung. Total aset tumbuh sebesar 41,1 % menjadi US$3,1 miliar, yang didorong oleh peningkatan penyaluran kredit menjadi US$1,2 miliar, dari US$785 juta di Juni 2013. Pertumbuhan tersebut juga dibarengi dengan kualitas yang semakin baik, seperti tercermin dari non performing loan (NPL) yang terjaga di level 1,59 %.

Dari total penyaluran kredit itu, antara lain digunakan untuk membiayai sektor perdagangan, pertambangan, minyak dan gas. Melihat perkembangan itu, Bank Mandiri akan terus mengembangkan sektor bisnis tersebut sehingga pada akhirnya, Bank Mandiri dan entitas bisnis, dapat meningkatkan peran aktif dalam mendorong perekonomian Indonesia.

Royke menambahkan, Bank Mandiri juga ingin mendukung peningkatan volume transaksi perdagangan serta memperkuat kerjasama ekonomi antara Indonesia dan negara-negara Asia maupun Eropa. Meskipun neraca perdagangan menyebutkan bahwa pada semester pertama 2014 transaksi perdagangan Indonesia turun 3,6 % menjadi US$178 Miliar dari US$185 Miliar di Juni 2013, namun prospek ekonomi dalam jangka menengah – panjang akan tetap prospektif.

”Melalui kantor cabang di luar negeri, kami ingin membuka jendela kesempatan bagi lebih banyak lagi perusahaan Indonesia untuk menciptakan jaringan bisnis baru dengan mitra asing. Kami juga akan terus menerapkan pelayanan terbaik kepada nasabah internasional agar dapat menjadi benchmark dan mempengaruhi persepsi masyarakat internasional terhadap Indonesia,” tandasnya.

Beri Komentar